HARI SANTRI 2019

Ribuan Santri Pekalongan Ucapkan 'Ikrar Santri' di Hari Santri

Ribuan Santri Pekalongan Ucapkan 'Ikrar Santri' di Hari Santri
Ketua PC Lakpesdam NU Abdul Adhim membacakan teks ikrar santri di Alun-alun Pekalongan, Selasa (22/10). (Foto: NU Online/Muiz)
Ketua PC Lakpesdam NU Abdul Adhim membacakan teks ikrar santri di Alun-alun Pekalongan, Selasa (22/10). (Foto: NU Online/Muiz)
Pekalongan, NU Online
Ribuan santri Kota Pekalongan, Jawa Tengah, yang mengikuti upacara Hari Santri pada Selasa (22/10) menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Pernyataan setia itu diikrarkan di hadapan Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz, Ketua DPRD Hj Balqis Diab, dan puluhan tamu undangan yang mengikuti upacara.
 
Pembacaan Ikrar Santri dipandu Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Abdul Adhim di Alun-alun Kota Pekalongan.  
 
Berikut Ikrar Santri Kota Pekalongan:
 
Kami Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI):
1) Sebagai Santri NKRI berpegang teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja).
2) Sebagai Santri NKRI, bertanah air satu Tanah Air Indonesia. Berideologi negara satu, ideologi Pancasila. Berkonstitusi satu, UUD 1945. Berkebudayaan satu, kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika.
3) Sebagai Santri NKRI, selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga, membela Tanah Air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan, dan kesatuan nasional, serta mewujudkan perdamaian dunia.
4) Sebagai Santri NKRI, ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional, mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan lahir dan batin untuk seluruh rakyat Indonesia.
5) Sebagai Santri NKRI, pantang menyerah, pantang putus asa serta siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang akan merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika serta konstitusi dasar lainnya yang bertentangan dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama.
 
Usai ucapkan 'Ikrar Santri', ribuan santri yang ikut upacara sekaligus menjadi peserta pawai dengan start di depan Masjid Al-Jami' Kauman menyusuri jalan Hasanuddin, Jalan Semarang, Jalan dr Cipto, Jalan dr Wahidin dan finish di Kanzus Sholawat.
 
Selain santri dan pelajar, beberapa tokoh Kota Pekalongan ikut pawai naik delman yakni Rais 'Aam Idarah Aliyah Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Luthfy bin Yahya beserta istri, Wali Kota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz beserta istri, Rais PCNU KH Zakaria Ansor beserta istri, Ketua PCNU H Muhtarom beserta istri, dan jajaran Forkopimda setempat.
 
Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Musthofa Asrori
BNI Mobile