Badan Kemaritiman NU Tulungagung Ajak Bersihkan Pantai Ngalur 

Badan Kemaritiman NU Tulungagung Ajak Bersihkan Pantai Ngalur 
Aksi membersihkan Pantai Ngalur, Tulungagung yang dikomandoi Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama Tulungagung. (Foto: NU Online/Puspita Hanum)
Aksi membersihkan Pantai Ngalur, Tulungagung yang dikomandoi Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama Tulungagung. (Foto: NU Online/Puspita Hanum)
Tulungagung, NU Online
Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggandeng ratusan pecinta alam mengajak warga untuk membersihkan lingkungan sekitar. Kali ini kegiatan dipusatkan di pantai Ngalur.
 
“Kami mengajak semua kalangan untuk menjadikan alam sebagai bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan,” kata H Rodi, Ahad (27/10). 
 
Ketua BKNU Kabupaten Tulungagung tersebut sengaja mengajak semua komponen masyarakat untuk bisa menjaga alam dengan baik. Dan kali ini mengajak ratusan pecinta alam membersihkan sampah di Pantai Ngalur.
 
H Rodi menyampaikan bahwa kegiatan bersih pantai ini harus rutin dilakukan sebagai wujud kepedulian BKNU terhadap lingkungan.
 
“Bahwa alam telah memberikan manfaat yang demikian banyak kepada warga. Makanya, tugas kita adalah memastikan kondisi alam dapat terawat dengan baik,” ungkapnya.
 
Tidak semata diisi dengan membersihakn pantai, kegiatan diawali dengan upacara bendera dan pembentangan bendera merah putih. 
 
“Hal ini juga sebagai pertanda bahwa kita cinta tanah air yang dibuktikan dengan upacara bendera yang dilanjut dengan deklarasi pahlawan lingkungan,” terangnya.
 
Di tempat yang sama, Tajudin menjelaskan  bahwa deklarasi juga mendesak dilakukan sebagai bukti kepemilikan dan keberpihakan kepada alam. 
 
"Deklarasi pahlawan lingkungan merupakan komitmen seluruh peserta untuk senantiasa menjaga lingkungan," ujar ketua pelaksana kegiatan ini.
 
Disampaikan pula, agar kesadaran menjaga lingkungan dapat terus menjadi komitmen usai kegiatan diselenggarakan. Sehingga manfaat dari acara tersebut dapat dirasakjan dalam waktu yang lebih lama.
 
“Kami berharap, setelah kegiatan ini komunitas pecinta alam bisa terus kompak menjaga lingkungan, khususnya lingkungan pantai,” tandasnya.
 
Seluruh peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka terlihat berbaur dengan warga sekitar melakjukan pembersihan lingkungan dari sejumlah sampah yang mengganggu pandangan.
 
Ayu sebagai salah satu peserta dari komunitas Gajah Alas mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Dia bersama kelompok lain sangat menikmati aksi ini.
 
"Tidak hanya bersih pantai, tetapi ada sosialisasi penanaman cemara udang dan game, sehingga tidak membosankan," akunya.
 
 
Pewarta: Puspita Hanum
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile