Organisasi Kemahasiswaa Kampus Islam Negeri Segera Diakreditasi 

Organisasi Kemahasiswaa Kampus Islam Negeri Segera Diakreditasi 
Rakor Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama PTKIN se-Indonesia. Berlangsung sejak Sabtu hingga Senin (26-28/10) di Ternate, Maluku Utara. (Foto: NU Online/Imam Kusnin A) 
Rakor Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama PTKIN se-Indonesia. Berlangsung sejak Sabtu hingga Senin (26-28/10) di Ternate, Maluku Utara. (Foto: NU Online/Imam Kusnin A) 
Ternate, NU Online
Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemhasiswaan dan Kerja Sama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia (PTKIN) merancang akreditasi bagi organisasi kemahasiswaan atau Ormawa. Hal tersebut berlaku bagi organisasi intra kampus agar lebih dinamis dan bermutu. 
 
Hal itu mengemuka pada Rapat Koordinasi atau Rakor Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama PTKIN se-Indonesia sejak Sabtu hingga Senin (26-28/10) di Ternate, Maluku Utara. 
 
Ketua Forum WR/WK III PTKIN se-Indonesia Waryono Abdul Ghofur mengatakan akreditasi Ormawa dirancang agar mempunyai standar mutu. Dengan demikian bisa menjamin semakin eksisnya organisasi, menjadi aspirator, dinamisator dan sarana pengembangan kemahasiswaan.
 
“Melalui penilaian akreditasi Ormawa akan berbenah diri menjadi organisasi yang efektif dan dibutuhkan oleh para mahasiswa di PTKI,” ujar Waryono, Senin (28/10).
 
Ruchman Basori selaku Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat PTKI Ditjen Pendidikan Islam mewakili Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam mengatakan akreditasi akan menjamin bahwa organisasi kemahasiswaan itu hidup dan berkembang secara dinamis. Bukan hidup segan mati tak mau atau la yamuutu walaa yahya.
 
Di hadapan 58 pimpinan PTKIN yang menggawangi kemahasiswaan, Ruchman berharap agar rancangan akreditasi benar-benar berorientasi kualitas dan mendukung pada pengembangan diri mahasiswa dan PTKIN pada umumnya. 
 
“Jangan sampai akreditasi terkesan hanya berorientasi pada administrasi sehingga menyulitkan para aktivis mahasiswa intra kampus,” kata mantan Ketua I Senat Mahasiswa IAIN Walisongo Semarang ini.
 
“Kita ingin melihat Ormawa lebih produktif menjadi wadah ideal bagi mahasiswa UIN, IAIN dan STAIN serta PTKIS, bukan sekadar rutinitas ada organisasinya tetapi miskin karya dan prestasi,” kata Ruchman.
 
Kegiatan Rakor Kemahasiswaan dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Ternate H Samlan HI Ahmad dan dihadiri oleh 58 Wakil Rektor/Wakil Ketua III PTKIN se-Indonesia. 
 
Turut hadir Sekretaris Forum WR/WK III PTKIN Sumper Mulia Harahap, Wakil Rektor I  Tahir Sapsuha, Wakil Rektor II Marini Abdul Djalal, Wakil Rektor III Adnan Mahmud dan Direktur Pascasarjana Khalid Hasan Minabari. 
 
 
Pewarta: Imam Kusnin Ahmad
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile