Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Memberdayakan Potensi Kader Jadi Tantangan Ansor Pematangsiantar

Memberdayakan Potensi Kader Jadi Tantangan Ansor Pematangsiantar
Pengajian Rijalul Ansor Kota Pematangsiantar, Selasa (29/10)
Pengajian Rijalul Ansor Kota Pematangsiantar, Selasa (29/10)
Pematangsiantar, NU Online
Upaya memberdayakan potensi kader, masih menjadi tantangan besar GP Ansor Pematangsiantar, Sumatera Utara. Hal itu karena belum adanya lembaga usaha dan lembaga keterampilan serta pelatihan yang dimiliki GP Ansor Pematangsiantar.
 
Ketua GP Ansor Pematang Siantar, Arjuna megatakan jika usaha dan pelatihan keterampilan hadir dan dijalankan, dapat mewujudkan kemandirian ekonomi organisasi dan kader.
 
"Ini menjadi tantangan dan perbaikan serta tugas bersama kita," ucap Arjuna dalam pengajian Majelis Zikir Rijalul Ansor Kota Pematangsiantar, Selasa (29/10) malam.
 
Pada kesempatan itu, Arjuna juga menyampaikan perkembangan GP Ansor dan informasi serta program Ke-Ansor-an baik di tingkat pusat, wilayah, dan cabang.
 
Sistem kaderisasi formal GP Ansor, kata Arjuna, sudah mulai tertata melalui blue print pengkaderan yang telah diakui keberhasilannya oleh berbagai pihak.
 
"Betapa melalui sistem kaderisasi yang terstruktur telah muncul kader-kader Gerakan Pemuda Ansor yang potensial," ujar Arjuna.
 
Pada kegiatan Rijalul Ansor kali ini yang memberi tausyiah adalah H Maranaik Hasibuan, Ketua PCNU Kota Pematangsiantar. Ia menegaskan, kegiatan Rijalul Ansor untuk meletakkan dasar dalam internalisasi nilai-nilai Aswaja, terutama kepada ananda kader Ansor dan Banser yang baru selesai kaderisasi.
 
PCNU Kota Pematangsiantar mengharapkan GP Ansor harus menjadi pelopor dalam upaya membangun sistem kaderisasi yang komprehensif di lingkungan Nahdlatul Ulama, menjaga, memelihara dan menjamin kelangsungan hidup dan kejayaan akidah Ahlussunah wal Jamaah ala Nahdlatul Ulama.
 
"Oleh karena itu kepada kader Ansor dan Banser untuk mmepelajari kitab Safinatun Najah sebagai bekal dalam meningkatkan amal. Karena dalam kitab tersebut sangat layak sebagai rujukan bagi warga Nahdiyin," ujarnya.

Turut hadir Dewan Penasihat GP Ansor Pematangsiantar, di antaranya Lintong Sirait, Armansyah Pasaribu yang memberikan motivasi kepada kader Ansor dan Banser pada kegiatan Rijalul Ansor PC Pematangsiantar.
 
 
Kontributor: Budi Kurnawan
Editor: Kendi Setiawan 
 
BNI Mobile