Belum Turun Hujan, LAZISNU di Lamongan Bagikan Air Bersih 

Belum Turun Hujan, LAZISNU di Lamongan Bagikan Air Bersih 
LAZISNU Sambeng, Lamongan menyalurkan bantuan air bersih untuk warga di Desa Semampirejo. (Foto: NU Online/Ahmad Ubaidillah)
LAZISNU Sambeng, Lamongan menyalurkan bantuan air bersih untuk warga di Desa Semampirejo. (Foto: NU Online/Ahmad Ubaidillah)
Lamongan, NU Online
Sebagian kawasan sudah menerima kiriman air hujan. Dengan demikian, kesulitan air bersih yang sempat dikeluhkan bisa terurai. 
 
Namun, sejumlah daerah ternyata masih merasakan kemarau panjang. Tidak sedikit, warga harus mencari air bersih di sejumlah daerah yang jauh, bahkan membelinya untuk kebutuhan harian. Hal tersebut tentu mengakibatkan bertambahnya pengeluaran termasuk yang dialami warga di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.    
 
Terpanggil dengan keadaan tersebut, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sambeng lewat Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi dimaksud. 
 
Ketua LAZISNU MWCNU Sambeng, Heri Sugianto mengirimkan dua truk tanki berisi air bersih demi meringankan beban warga yang ada di Desa Semampirejo. 
 
“Ini merupakan hasil dari penghimpunan dana yang kami peroleh lewat program Koin NU Peduli,” katanya, Sabtu (2/11).
 
Heri Sugianto menjelaskan bahwa pengiriman bantuan air bersih tidak hanya hari ini saja, melainkan sudah dari Oktober dan masuk pada kegiatan Hari Santri 2019. 
 
Menurutnya, bantuan tetap akan diberikan sampai kawasan dimaksud mendapatkan kiriman hujan.
 
“Rencananya bantuan air bersih akan terus diupayakan sampai turun hujan sehingga warga di kawasan Kecamatan Sambeng betul-betul aman untuk pemenuhan kebutuhan air bersih,” terangnya.
  
Ikhtiar yang dilakukan LAZISNU ini diapresiasi pengurus NU setempat. Dan diharapkan, kepedulian terus diberikan agar warga benar-benar dapat memenuhi kebutuhan air bersih.
 
“LAZISNU harus ada saat masyarakat kesusahan sesuai mottonya untuk kesejahteraan umat,” kata Sutikno.
 
Dalam pandangan Ketua MWCNU Sambeng ini, musibah berupa kemarau panjang yang berujung kepada kesulitan mendapatkan air bersih dapat dijadikan momentum untuk memperkuar koordinasi dan sinergi.
 
"Alhamdulillah kami bisa segera koordinasi dengan LAZISNU Sambeng sehingga kegiatan ini segera terlaksana,” ungkapnya.
 
Menurutnya, kehadiran NU dengan sejumlah perangkat dan kelengkapannya harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan yang dihadapi bisa segera dicarikan jalan keluarnya.
 
“Tidak semata LAZISNU, juga lembaga dan badan otonom yang lain,” pungkasnya.
 
 
Kontributor: Ahmad Ubaidillah
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile