Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kasatkornas Banser: Tugas Banser Jalankan Program Ansor

Kasatkornas Banser: Tugas Banser Jalankan Program Ansor
Kasatkornas Banser di Jepara, Jawa Tengah (Foto: NU Online/Syaiful Mustaqim)
Kasatkornas Banser di Jepara, Jawa Tengah (Foto: NU Online/Syaiful Mustaqim)
Jepara, NU Online
Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Baisan Ansor Serbaguna (Banser) H Alfa Isnaini memaparkan perihal Rakornas PP GP Ansor yang berlangsung di Jakarta 6-7 November 2019. 
 
“Rakornas itu sederhana, Banser tidak perlu dituntut berpikir, semakin berpikir maka Banser tidak bekerja. Banser siap menjalankan perintah pimpinan Ansor,” paparnya. 
 
Hal itu disampaikan saat dirinya menutup secara resmi gelaran Kemah Bhakti III PW GP Ansor Jawa Tengah tahun 2019 bertempat di Lapangan Bandengan Desa Bandengan Kecamatan/Kabupaten Jepara, Ahad (10/11) pagi. 
 
Banser, kata pria berkumis itu tidak perlu banyak berwacana meski punya banyak kader-kader Ph.D. “Karena saya sebagai komandan Banser hanya mengoperate kebijakan yang dibuat pimpinan,” lanjutnya pada Ansor dan Banser. 
 
Kesempatan itu pihaknya menambahkan Banser itu satu badan, satu tubuh. “Ingat Banser jangan sampai jalan sendiri-sendiri. Jika ada yang bilang Banser kok tidak sama dengan keputusan para kiai jawab saja Banser punya tatanan organisasi yang harus dipatuhi,” tegasnya. 
 
Kepada Ansor dan Banser se-Jawa Tengah, pihaknya juga mengingatkan bahwa ber-Ansor dan ber-Banser hanya dengan niat ibadah dan tidak ada kepentingan yang lain. 
“Bismillahirrahmanirrahim. Asyhadu an Laila Illah wa asyhadu anna muhammadan rasullulah. Niat ingsun mlebu Banser mlebu Ansor ibadah lillahi taala dengan menjalankan, mengamankan, mendukung, dan menjaga islam Aswaja an-nahdliyah,” ajaknya untuk memperbarui niat. 

Alfa menandaskan bahwa Banser adalah pasukan NU yang tertata komandonya. “Banser adalah badan semi otonomnya Ansor, dan Ansor merupakan badan otonomnya NU,” lanjutnya. 
 
Untuk itu Banser yang saat ini sedang diuji, mulai dari Ranting sampai PP harus satu komando. Pihaknya juga mengapresiasi Kemah Bhakti PW GP Ansor Jawa Tengah. 
“Lima tahun menjadi Kasatkornas belum ada di PW GP Ansor lain kegiatan seperti ini. Sehingga saya mengapresiasi dan Ilmu ini perlu ditularkan kepada PW GP Ansor yang lain,” pungkasnya. 
 
Ketua PW Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly kepada NU Online mengatakan, gelaran Kemah Bhakti yang merupakan agenda tahunan PW GP Ansor Jateng yang dimulai sejak tahun 2016 di Kabupaten Semarang, tahun 2017 di Kabupaten Batang.
Hanya pada tahun 2018 tidak diadakan karea bersamaan dengan Kirab Satu Negeri PP GP Ansor dan pesta Demokrasi, dan tahun 2019 berlangsung di Kabupaten Jepara," ujarnya. 
 
Hadir kesempatan itu jajaran PCNU, PC GP Ansor se-Jawa Tengah, Forkopimda, dan peserta Kemah Bhakti. Selain itu hadir pula 25 Petinggi terpilih yang dilantik menjadi pengurus Lakpesdam dan Koordinator Lazisnu Kabupaten Jepara masa khidmah 2019–2020. 

Usai penutupan Kasatkornas didampingi Ketua PW GP Ansor Jateng, H Sholahuddin Aly sidak menuju ke tenda peserta kemah bhakti. Di akhir acara panitia mengumumkan juara kemah bhakti tahun 2019. Keluar sebagai juara 1 Ansor Batang, disusul juara 2 Ansor Wonosobo, dan juara 3 Ansor Jepara. 
 
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile