Penguasaan Teknologi Jadikan Santri Lebih Maju

Saat di era digital hendaknya menguasai teknologi, di antaranya komputer. (Foto: NU Online/Tata Irawan)
Saat di era digital hendaknya menguasai teknologi, di antaranya komputer. (Foto: NU Online/Tata Irawan)
Saat di era digital hendaknya menguasai teknologi, di antaranya komputer. (Foto: NU Online/Tata Irawan)
Majalengka, NU Online
Dalam menghadapi zaman yang serba cepat, diperlukan keterampilan yang disesuaikan dengan zamanya. Saat ini yang dibutuhkan di era digital adalah menguasai teknologi, di antaranya komputer.
 
Dengan keunggulan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang berlimpah di pondok pesantren, seharusnya para santri bisa lebih maju dan terdepan dalam menguasai teknologi. 
 
“Dengan jumlah kuantitas SDM yang banyak, seharusnya para santri lebih maju dan mengusai teknologi. Salah satu yang harus dilakukan adalah menguasai kemajuan teknologi dan keterampilan komputer,” kata H Sadili, Kamis (14/11).
 
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ini di hadapan para peserta latihan komputer gelombang 2. Kegiatan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Al Mizan Ciborelang, Jatiwangi, Loji, Kabupaten Majalengka.
 
Menurutnya, BLK bisa menjadi unit usaha bagi suatu lembaga. Karena dengan adanya balai itu menjadikan keunggulan pondok pesantren dari yang lain. Namun demikian, bantuan pemerintah sangatlah terbatas, karenanya keberadaan balai hendaknya dimanfaatkan dengan optimal.
 
BLK harus bisa menjadi salah satu unit usaha bagi lembaga. Karena Pesantren Al-Mizan membuka balai sesuai dengan kebutuhan zaman.
 
“Dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja khususnya tenaga kerja di Majalengka,” harap mantan Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Majalengka ini.
 
Sementara itu, Asep Zaenal Aripin mengatakan kegiatan pelatihan komputer ini sudah berlangsung dari bulan Oktober dan ini sudah membuka untuk gelombang kedua.
 
“Diharapkan kepada peserta untuk lebih giat dan lebih semangat untuk mendapatkan ilmu dan tidak hanya mengejar sertifikat saja,” terang Ketua Yayasan Al-Mizan ini.
 
Hal yang sama dengan Asep, salah seorang peserta gelombang pertama. Dia mengemukakan dengan adanya pelatihan ini bisa percaya diri untuk mencari pekerjaan karena sudah dibekali dengan keterampilan komputer di BLK Al-Mizan.
 
“Selain dapat ilmu, juga bisa bersilatuhrahim dengan lainnya dan berbagi masalah-masalah pekerjaan,” tandasnya.
 
 
Kontributor: Tata Irawan
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile