Bupati Tegal: Sarjana Harus Kreatif dan Inovatif

Bupati Tegal: Sarjana Harus Kreatif dan Inovatif
Bupati Tegal, Hj Umi Azizah
Bupati Tegal, Hj Umi Azizah
Tegal, NU Online
Bupati Tegal Hj Umi Azizah yang berkesempatan hadir menyampaikan apresisasi kepada IBN Tegal. Menurutnya, sarjana tidak boleh hanya terpaku pada pekerjaan-pekerjaan normatif, sebaliknya sarjana harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan.
 
"Lulusan Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal saat ini harus mulai membangun jejaring dan kreativitas serta inovatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan," kata Umi. 
 
Hal itu disampaikan pada acara wisuda ke-23 Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal Jawa Tengah, Sabtu (16/11) kemarin di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal.
 
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal itu berharap, di era revolusi industri hendaknya seluruh lulusan IBN ikut berpartisipasi dalam mewarnai Kabupaten Tegal, dengan kreatifitas yang bermanfaat bagi masyarakat serta senafas dengan wawasan keislaman dan kebangsaan yang cinta tanah air.
 
Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) wilayah sepuluh Jawa Tengah Imam Taufiq menyampaikan, pentingnya pemangkasan birokrasi dalam pengelolaan pendidikan tinggi.
 
"Sekarang era debirokratisasi, kita harus memangkas rangkaian birokrasi selama tidak menyalahi regulasi, demi kualitas pendidikan tinggi kita," tuturnya dengan semangat. 
 
Imam juga mengapresiasi IBN yang menjadi salah satu perguruan tinggi islam swasta di Jawa Tengah sebagai perguruan tinggi yang sehat. Dengan akreditasi Institusi B dan akreditasi Prodi B menunjukkan IBN menjadi perguruan tinggi islam yang dikelola dengan baik.
 
Dalam wisuda tersebut, 155 mahasiswa dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Syariah dan Ushuludin (FSU), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dari FITK terdiri dari 112 orang wisudawan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan gelar Sarjana Pendidikan (SPd) dan 16 wisudawan dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dengan gelar Sarjana Pendidikan (SPd).
 
Dari FSU terdapat 11 wisudawan dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dengan gelar Sarjana Hukum (SH). Sementara dari FEBI terdiri dari 12 Wisudawan Program Studi Ekonomi Syariah dengan gelar Sarjan Ekonomi (SE) dan Program Studi Perbankan Syariah dengan 4 wisudawan dengan gelar Sarjana Ekonomi (SE).
 
Wisuda ini dilaksanakan setelah mahasiswa melakukan rangkaian pendidikan di IBN, Praktek Pengalaman Lapangan, Kuliah Kerja Nyata, dan mempertahankan penelitian mereka dalam munaqasah atau ujian skripsi. 
 
Rektor IBN H Badrodin berharap, lulusan IBN semakin mewarnai dunia pekerjaan dan dunia pengabdian dengan spirit moderasi Islam, menjunjung tinggi kearifan lokal dan selalu membangun kreatifitas yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. 
 
Kontributor: Nurkhasan
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile