IMG-LOGO
Nasional

PBNU Minta Umat Islam Ikuti Kesuksesan Nabi dalam Bidang Ekonomi


Rabu 20 November 2019 17:30 WIB
Bagikan:
PBNU Minta Umat Islam Ikuti Kesuksesan Nabi dalam Bidang Ekonomi
H Helmy Faishal Zaini, Sekjen PBNU saat memberikan sambutan pada acara Seminar Nasional Dai Entrepreneur Tahun 2019 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (20/11). (Foto: NU Online/Suwitno)
Jakarta, NU Online
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Helmy Faishal Zaini meminta umat Islam untuk lebih banyak yang bergerak di bidang entrepreneurship (kewirausahaan). Sebab, kata Helmy, Nabi Muhammad sebagai panutan umat Islam merupakan pebisnis yang sukses.
 
"Sosok dari Nabi Muhammad SAW itu adalah sosok pedagang dan pengusaha yang sukses," kata Helmy saat memberikan sambutan pada acara Seminar Dai Entrepreneur Tahun 2019 bertajuk Improve Your Mind and Creativity to be a Competitive Entrepreneur di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (20/11).
 
Menurutnya, kesuksesan Nabi Muhammad misalnya bisa dilihat dari mahar yang diberikan kepada Siti Khodijah saat melamar. Katanya, Nabi Muhammad memberikan mas kawin mencapai 100 ekor unta merah. Harga 1 ekor unta merah disebutnya bisa disamakan dengan 1 unit mobil mewah.
 
"Jadi kalau bukan teladan kaya, (Nabi Muhammad) tidak akan bisa melamar Siti Khodijah dengan 100 unta merah," ucapnya.
 
Helmy juga mengemukakan bahwa Islam memiliki perhatian terhadap ekonomi penganutnya. Islam dalam ajarannya membebaskan muslim dari rasa lapar dan ketakutan. "Maka agama ini memiliki tugas membebaskan manusia dari al-ju', dari kelaparan dan ketakutan," ucapnya.
 
Selain itu, menurut Helmy, seorang muslim juga sudah selayaknya menjadi orang kaya karena tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. "Maka Islam selalu mengutamakan bersedekah. Mana mungkin kita bisa bersedekah kalau kita sendiri menjadi beban di masyarakat, kita sendiri menjadi pengangguran," jelasnya.
 
Selain upaya lahiriah, ia pun mengajak kepada peserta seminar agar selalu mendekatkan diri kepada Allah. Pasalnya, Allah merupakan Maha Kaya. Jika dekat dengan Allah, katanya, maka akan menjadi kaya.
 
"Allah adalah sumber dari segala sumber. Maka barang siapa yang bertaqarub kepadanya akan terpancar secara rizkinya," katanya.
 
Seminar yang dimoderatori KH Nurul Huda itu menghadirkan tiga pembicara. Mereka ialah CEO Paytren Ustafz Yusuf Mansur, Leadership Transformation Coach Prasetya M Brata, dan CEO Waqara Dino Pati Jalal.
 
Pewarta: Husni Sahal
Editor: Muhammad Faizin
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG