Relawan NU Peduli Ponorogo Terdepan Bantu Korban Musibah Hujan Angin

Relawan NU Peduli Ponorogo Terdepan Bantu Korban Musibah Hujan Angin
Tim Relawan NU Peduli tengah memperbaiki atap rumah warga yang terkena musibah. (Foto: NU Online/Idam)
Tim Relawan NU Peduli tengah memperbaiki atap rumah warga yang terkena musibah. (Foto: NU Online/Idam)
Ponorogo, NU Online 
Hujan perdana di Dukuh Temon dan Dukuh Brangkal, Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo Senin (25/11/2019) pukul  14.30 WIB, disertai angin kencang hingga menyebabkan puluhan rumah warga rusak ringan hingga rusak berat. 

Begitu mendapat informasi dari BPPD mengenai musibah tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PCNU Ponorogo bersama beberapa anggota Banser setempat turun ke lokasi musibah untuk melakukan upaya asesmen. Saat tiba di lokasi, URC LPBI NU menjumpai tim BPPD dan Tagana yang juga sudah melakukan sesuatu. Tanpa berpikir panjang, URC LPBI melakukan koordinasi dengan pihak aparatur desa serta kecamatan untuk asesmen. 

Berdasarkan hasil pengumpulan data ditemukan rumah rusak ringan sebanyak 65 unit, rumah rusak sedang sebanyak 3 unit dan 2 unit rumah mengalami rusak berat, yaitu rumah Yanto (48 tahun) dan Bibit (50 tahun). Dari pantuan sementara, memang mayoritas rumah warga masih berdinding bambu. Dari hasil asesmen juga teridentiikasi kebutuhan yang diperlukan warga yang tekena musibah, antara lain sembako, terpal, selimut, tikar, dan paket peralatan sekolah.

Sehari setelah kejadian, fungsionaris LPBI PCNU segera melakukan koordinasi dengan NU-Care Lazisnu untuk mendapatkan support bantuan. Akhirnya pada Rabu (27/11/2019)  terbentuklah Tim Relawan NU Peduli PCNU Ponorogo yang terdiri dari NU-Care Lazisnu, LPBI dan Banser. Tim NU Peduli datang ke lokasi musibah untuk memberikan bantuan paket sembako dan tenaga untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat.  Untuk tahap awal mereka membantu warga setempat memperbaiki rumah ibu Semi yang mengalami kerusakan cukup fatal, genteng rumahnya luluh lantak diterjang angin.

Sofyan dari LPBI PCNU selaku koordinator tim dengan penuh semangat mengharapkan para warga terkena musibah untuk segera menikmati bantuan.

"Kita berharap bantuan ini bisa segera didistribusikan kepada warga terdampak, sehingga segera mendapatkan manfaat atas bantuan ini” Ujar pria enerjik yang berambut gondrong dan akarab dipanggil Popeye ini.

Pak Kabul, salah satu perangkat Desa Biting mengucapkan terimakasih kepada Tim Relawan NU Peduli yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak musibah tersebut. Beliau mengatakan, sebagian besar rumah warga terdampak musibah perlu segera dibenahi karena tiang penyangga yang dibuat sesaat setelah hujan reda sudah hampir putus. Untuk itu, atas bantuan Tim Relawan NU Peduli beliau mewakili warga setempat menyampaikan ungkapan syukur sekaligus terimakasih.

“Terima kasih kepada tim dari NU Peduli, saya berharap saudara-saudara terus memberikan bantuan lagi setelah ini.” Kata Pak Kabul penuh harap.

Ungkapan Pak Kabul di atas sangat wajar, karena sampai berita ini ditulis hanya Tim Relawan NU Peduli yang sudah melakukan aksi sosial.
 
Kontributor: Idam Mustofa
Editor: Abdullah Alawi
BNI Mobile