Pemkab Kepulauan Seribu Apresiasi Program Bedah Rumah PWNU DKI Jakarta 

PWNU DKI Jakarta sedang menjalankan program bedah rumah bagi guru ngaji dan warga tidak mampu di Pulau Tidung
PWNU DKI Jakarta sedang menjalankan program bedah rumah bagi guru ngaji dan warga tidak mampu di Pulau Tidung, Pemkab Kepulauan Seribu Apresiasi Program Bedah Rumah PWNU DKI Jakarta 
PWNU DKI Jakarta sedang menjalankan program bedah rumah bagi guru ngaji dan warga tidak mampu di Pulau Tidung, Pemkab Kepulauan Seribu Apresiasi Program Bedah Rumah PWNU DKI Jakarta 
Jakarta, NU Online
Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi melakukan peletakan batu pertama pada program bedah rumah PWNU DKI Jakarta di kediaman Ibu Sawiyah, Pulau Tidung Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (30/11) siang. Junaedi mendukung program prioritas PWNU DKI Jakarta tersebut untuk membantu warga Jakarta yang membutuhkan.
 
Junaedi mengucapkan terima kasih kepada PWNU DKI Jakarta yang telah membantu warga Kepulauan Seribu untuk mendapatkan hunian layak huni dari NU. Ia berharap ke depan warga Kepulauan Seribu lebih banyak yang menerima bantuan atas aksi nyata PWNU DKI Jakarta.

“Ini juga gambaran dari kebersamaan antara umara (pemerintah) dan ulama (NU) dalam menyikapi persoalan umat atau warga,” kata Junaedi.

Salah satu program prioritas PWNU DKI Jakarta adalah bedah ribuan rumah untuk warga dan guru ngaji kurang mampu di wilayah DKI Jakarta. Pelaksana program bedah rumah adalah Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) DKI Jakarta.

Dian Saputra dari LPBI NU DKI Jakarta mengatakan bahwa program bedah rumah sudah memasuki tahun kedua.

“Hari ini (30 November 2019) adalah rumah yang ke-11 dilaksanakan di kediaman Ibu Sawiyah, Pulau Tidung. Rencana pembangunan rumah tersebut akan dilaksanakan dalam 12 hari ke depan,” kata Dian.

Program bedah ribuan rumah dipimpin oleh H Mastur Anwar yang mewakili Ketua PWNU DKI Jakarta. Ia mengatakan bahwa tugas NU adalah memperhatikan umat karena NU lahir untuk kemaslahatan umat.

“Semoga PWNU DKI Jakarta terus dapat mendampingi dan bermanfaat bagi umat, utamanya di DKI Jakarta. Semoga dengan dibangunnya rumah ini, Ibu Sawiyah menjadi lebih nyaman dalam beribadah,” kata H Mastur.

Sawiyah yang berusia 80 tahun tampak meneteskan air mata saat peletakan batu pertama bedah rumahnya. Ia mengucapkan “Masya Allah, ini berkah. Semoga kebaikan bapak-bapak itu dibalas pahala dari Allah,” kata Sawiyah, warga RT 03/03 Kecamatan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Peluncuran program bedah rumah diawali dengan tawasul, pembacaan tahlil, dan shalawatan. Peuncuran program ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Pulau Tidung.

Ketua LPBI NU DKI Jakarta M Wahib Emha menyampaikan bahwa umat akan terus menikmati dan menerima manfaat dari kegiatan-kegiatan PWNU DKI Jakarta. “Jika kita semua bisa menyatukan antara fikrah (pemikiran); amaliah (tindakan), dan harakah (gerakan), banyak hal yang dapat dikerjakan oleh kader NU di berbagai lapisan dengan selalu memperhatikan dan mempedulikan umat di sekelilingnya,” kata Wahib.

Tampak hadir pada peluncuran program bedah rumah ini pengurus harian PWNU DKI Jakarta, pengurus LPBI NU DKI Jakarta, pengurus RMI DKI Jakarta, pengurus harian PCNU Kepulauan Seribu, Ketua PCNU Jakarta Utara, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Ketua Fatayat NU Jakarta Selatan, Camat Pulau Tidung, dan Lurah Pulau Tidung Selatan.
 

Pewarta: Alhafiz Kurniawan
Editor: Kendi Setiawan
BNI Mobile