IPNU dan IPPNU di Lamongan Ini Kenalkan Diri di Tempat Wisata 

Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) Corb Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di Waduk Gondan Sugio, Lamongan. (Foto: NU Online/M Ilham Yazid Bustomi)
Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) Corb Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di Waduk Gondan Sugio, Lamongan. (Foto: NU Online/M Ilham Yazid Bustomi), IPNU dan IPPNU di Lamongan Ini Kenalkan Diri di Tempat Wisata 
Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) Corb Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di Waduk Gondan Sugio, Lamongan. (Foto: NU Online/M Ilham Yazid Bustomi), IPNU dan IPPNU di Lamongan Ini Kenalkan Diri di Tempat Wisata 
Lamongan, NU Online 
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk kian mengenalkan organisasi di tengah masyarakat. Bahkan di tempat wisata sekalipun, sebagaimana kreasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. 
 
Mereka menggelar Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) Corb Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di destinasi wisata Waduk Gondang Sugio selama tiga hari sejak Jumat (29/11) hingga Ahad (1/12).
 
Ketua PAC IPPNU Kecamatan Sekaran, Dewi Purnama Sari mengatakan bahwa ikhtiar tersebut dilakukan agar keberadaan CBP IPNU dan KPP IPPNU diketahui masyarakat, khususnya mereka yang sedang berlibur. Apalagi di tempat seperti itu pengunjungnya lebih beragam dari berbagai kota.
 
“Kegiatan di kawasan Waduk Gondang Sugio ini sengaja dipilih untuk mengenalkan CBP KPP kepada pengunjung yang sering masuk berwisata,” katanya, Rabu (4/12).
 
Menurutnya, sejumlah pertimbangan mengemuka saat panitia menentukan lokasi pelatihan. Salah satu yang dijadikan ukuran adalah lantaran lokasi kerap dikunjungi sejumlah pelancong dari berbagai kota.
 
"Di tempat wisata ini banyak orang dari berbagai daerah, dan kita mempunyai kesempatan untuk mengenalkan CBP KPP kepada mereka," ungkap Dewi.
 
Hingga saat ini diklat yang diselenggarakan PAC IPNU-IPPNU setempat telah memasuki angkatan kelima. Buah dari pendidikan tersebut dapat dirasakan dengan lahirnya sejumlah kader yang memiliki militansi tinggi.
 
“Para alumni Diklatama tidak dapat diragukan lagi militansinya. Terdapat sejumlah nama pembina yang terlahir di CBP-KPP dan kiprah mereka hingga di tingkatan kepengurusan cabang,” jelas dia.
 
Dalam pandangannya, berbagai keberhasilan tersebut menjadi pelecut agar kaderisasi selalu dilakukan sebagai aset organisasi. Karena dari mereka, masa depan IPNU-IPPNU dipertaruhkan.
 
Hal tersebut menjadi cambuk dan semangat kita untuk tetap melanjutkan fokus kaderirasi," tegasnya. 
 
Selain itu Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Babat, Wiwin Setyowati mengajak kepada seluruh peserta yakni calon CBP KPP untuk terus semangat dalam mengikuti kegiatan, 
 
“CBP-KPP sangat dibutuhkan di lingkungan ini karena dengan demikian diharapkan ke depannya nanti muncul kader yang mempunyai mental disiplin tinggi dan peka terhadap kondisi sosial kemasyarakatan, serta mempunyai wawasan kebangsaan,” urainya.
 
Diklatama ini sebagai ajang pembelajaran dengan tujuan mampu membentuk karakter kader dan menumbuhkan jiwa korsa lebih baik lagi. 
 
“Apalagi selama  pelatihan banyak ilmu yang disampaikan instruktur dan tentunya bermanfaat untuk bekal di masa yang akan datang,” pungkasnya.
 
 
Kontributor: M Ilham Yazid Bustomi
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile