Miliki Kecakapan, Bagana Jombang Kerap Bantu Masyarakat

Miliki Kecakapan, Bagana Jombang Kerap Bantu Masyarakat
Banser Tanggap Bencana (Bagana) Jombang kerap terlibat membantu masyarakat terdampak bencana. (Foto: NU Online/A Syamsul A)
Banser Tanggap Bencana (Bagana) Jombang kerap terlibat membantu masyarakat terdampak bencana. (Foto: NU Online/A Syamsul A)
Jombang, NU Online
Belakangan kerap terjadi peristiwa bencana di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dalam pekan ini ada beberapa rumah warga rusak akibat diterpa hujan deras dan angin puting beliung. Di antaranya beberapa desa di Kecamatan Mojowarno, Mojoagung dan Kesamben.
 
Pada kejadian-kejadian tersebut, Banser Tanggap Bencana (Bagana) kerap terlibat membantu masyarakat terdampak. Misalnya gotong royong dalam perbaikan rumah warga yang rusak serta aksi lain.
 
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang, H Zulfikar Damam Ikhwanto mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang telah dilakukan Banser. 
 
"Ini sangat baik sebagaimana jiwa Banser, Barisan Ansor Serbaguna sebagai penolong dan peduli terhadap persoalan yang terjadi di masyarakat atau di lingkungan sekitar," katanya kepada NU Online, Kamis (5/12).
 
Sejumlah Bagana yang ada di Kota Santri itu dipastikan akan selalu hadir di tengah masyarakat saat ada peristiwa kebencanaan. Mereka sudah dididik menjadi bagian dari unsur masyarakat yang peka dan empati terhadap kejadian yang menimpa warga.
 
"Bagana adalah memang salah satu unit yang dimiliki Banser yang fokus kegiatannya pada kesiapsiagaan terhadap kejadian kebencanaan dengan pendekatan kemanusiaan," imbuhnya.
 
Pria yang akrab disapa Gus Antok ini menjelaskan, bahwa Bagana memiliki disiplin pengetahuan yang cakap soal kebencanaan. Aksi-aksi yang dilakukan oleh Bagana tentu sudah dengan pengetahuan yang bisa dipertanggungjawabkan.
 
Pasalnya, mereka sebelumnya sudah dilatih khusus soal upaya menanggulangi kebencanaan hingga pencegahan dan pemulihan dampak bencana yang menimpa masyarakat.
 
"Para Bagana ini dilatih secara khusus soal kebencanaan, mulai deteksi dini, upaya pemberian pertolongan, sampai pada pencegahan bahkan pemulihan. Tentu materi juga pematerinya sebagaimana standar yang dimiliki oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkab Jombang bahkan juga Basarnas," jelasnya.
 
Gus Antok berharap, aksi tersebut perlu terus dilakukan dengan istikamah demi memberi pertolongan kemanusiaan. Ia juga mendorong untuk kian meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki saat ini agar lebih maksimal dalam berkhidmah.
 
"Harapannya keterampilan terus ditingkatkan, kepedulian,  dan gerakannya, juga konsistensi. Semoga Allah meridhai dengan segala aktivitas yang dijalankan tersebut dan kami berharap setiap Satkoryon Banser di semua Pimpinan Anak Cabang GP Ansor kecamatan memiliki unit khusus Bagana ini," harapnya. 
 
 
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile