Rais NU Banyumas-Pringsewu yang Istiqomah itu Wafat

Rais NU Banyumas-Pringsewu yang Istiqomah itu Wafat
Kiai Humaidi saat mengikuti PKPNU angkatan pertama PCNU Kabupaten Pringsewu (Foto: NU Online/Faizin)
Kiai Humaidi saat mengikuti PKPNU angkatan pertama PCNU Kabupaten Pringsewu (Foto: NU Online/Faizin)
Pringsewu, NU Online
Keluarga besar NU Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Lampung berduka. Kiai Humaidi, Rais Syuriyah NU Kecamatan Banyumas yang sangat sederhana dan tawadhu itu dipanggil oleh Allah SWT pada Jumat (13/12) sekitar pukul 13.30 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pringsewu.

Menurut KH Munawar Kholil, Ketua NU Banyumas, Kiai Humaidi adalah sosok yang sangat intens berkiprah di Nahdlatul Ulama. Selain sebagai badal thariqah, ia juga merupakan pengurus NU yang tak kenal lelah untuk terus belajar.

"Walau kondisinya sudah sepuh, ketika ada Pendidikan Kader Penggerak NU angkatan pertama Kabupaten Pringsewu, beliau ikut serta. Ini menjadi inspirasi bagi kami yang muda-muda untuk punya semangat ber-NU seperti beliau," katanya kepada NU Online.

Kesemangatan untuk hadir memenuhi berbagai undangan kegiatan juga ditunjukkan oleh Kiai Humaidi. Walau waktu kegiatan semisal pengajian atau rapat dilaksanakan malam hari dan tempat yang jauh, tidak menghalanginya untuk senantiasa hadir. Ini menjadi wujud komitmen beliau dalam berkhidmah di NU.

Kiai Munawar menyatakan bahwa kondisi kesehatan Kiai Humaidi mulai menurun beberapa bulan ini akibat penyakit gula yang dialami. Walaupun begitu, ketika digelar Konferensi MWCNU Banyumas pada November 2019 lalu, Kiai Humaidi tetap hadir. Karena keistiqomahannya dalam ber-NU, Tim AHWA Konferensi pun memilihnya sebagai Rais Syuriyah.

Selamat jalan Kiai Humaidi. Semoga khidmah dan perjuangan di NU dibalas dengan pahala dari Allah dan berpulang dengan khusnul khatimah, Amin. Lahul Fatihah.

Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Fathoni Ahmad
BNI Mobile