Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Perkuat Toleransi, Lakpesdam Aceh Gelar ‘Strategic Program’

Perkuat Toleransi, Lakpesdam Aceh Gelar ‘Strategic Program’
Lakpesdam PWNU Aceh menggelar Strategic Program untuk mendukung agenda kerja 2020 mendatang serta evaluasi program 2019.
Lakpesdam PWNU Aceh menggelar Strategic Program untuk mendukung agenda kerja 2020 mendatang serta evaluasi program 2019.
Banda Aceh, NU Online
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Aceh mengadakan Strategic Program untuk mendukung agenda kerja 2020 mendatang serta evaluasi program 2019. Agenda yang dilaksanakan di Aula Gampong Mulia, Kota Banda Aceh, (13/12) itu melibatkan mitra, perangkat gampong, kelompok sasaran dan pelaksana program. 
 
Dalam sambutannya, Sekretaris Lakpesdam PWNU Aceh Ismi Amran mengatakan, selama ini pihaknya telah melaksanakan program dengan fokus pada isu toleransi, keberagaman, dan inklusi di tiga gampong di Banda Aceh.

"Lakpesdam PW NU Aceh selama empat tahun ini sudah melaksanakan program untuk keberagaman di Gampong Peunayong, Laksana, dan Mulia. Program ini adalah bagian dari komitmen NU membangun toleransi di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Adapun kegiatan yang pernah dilaksanakan di tiga gampong tersebut adalah gotong royong keberagaman yang melibatkan semua pemangku kepentingan dan posyandu untuk balita serta ibu hamil.

"Disamping itu kita juga melaksanakan kegiatan lain yang melibatkan keberagaman agama dan suku. Hal ini dilakukan agar tidak adanya mindset masyarakat minoritas dan mayoritas dan menghilangkan kesukuan dalam masyarakat,” ujar Ismi yang juga menjabat Sekretaris Tanfidziyah PCNU Banda Aceh.

Ia berharap, ke depan semua program dan kegiatan Lakpesdam PW NU Aceh dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat meskipun berbeda kepercayaan dalam menjalankan program-programnya.

"Kita akan terus mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap minoritas dalam konteks sosial kemasyarakatan, bahwa dalam relasi sosial berbangsa dan bernegara kita sama dalam status hukum dan pelayanan dasar,” tutup Ismi.
 
Editor: Muchlishon
 
BNI Mobile