Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

GP Ansor Malaysia Gelar Peringatan Haul Gus Dur Ke-10

GP Ansor Malaysia Gelar Peringatan Haul Gus Dur Ke-10
KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dalam acara Peringatan Haul Gus Dur ke-10 di Klang, Malaysia, Rabu (18/12). (Foto: Ist)
KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dalam acara Peringatan Haul Gus Dur ke-10 di Klang, Malaysia, Rabu (18/12). (Foto: Ist)
Klang, NU Online
Pengurus Cabang GP Ansor Malaysia mengadakan acara Peringatan Haul Gus Dur ke-10 di Klang, Malaysia, Rabu (18/12). Acara tersebut terselenggara atas kerja sama GP Ansor Malaysia dengan beberapa pihak seperti Paguyuban Ikatan Kasih (PIK), Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi), dan Komunitas Mancing Mania.
 
Acara yang dipersiapkan serba mendadak itu mendapat sambutan yang luar biasa meriah dari Nahdliyin Malaysia. Diperkirakan, lebih dari seribu orang hadir di acara tersebut. Panitia yang mengetahui KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) sedang berada di Malaysia—untuk menemani istrinya yang menjalani pengobatan- langsung memintanya untuk menjadi pengisi acara.
 
Ketua PC GP Ansor Malaysia, Nuralamin, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam menyukseskan acara ini. Ia berharap, acara pengajian itu menjadi doa dari Nahdliyin untuk kesembuhan istri Gus Miftah. 

Pada kesempatan itu, Gus Miftah menceritakan bahwa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selalu menyampaikan Islam moderat. Selain itu, Gus Dur juga mengajarkan toleransi kepada siapa pun, tanpa memandang agama dan latar belakang yang berbeda. 

Ia juga menceritakan bagaimana Gus Dur ‘meramal’ dirinya. Disebutkan, dulu Gus Dur pernah mengatakan bahwa  suatu saat nanti Gus Miftah akan memiliki pesantren. Ucapan Gus Dur itu benar-benar terjadi sekarang. Kini, Gus Miftah memiliki Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta.

Sebelum acara berakhir, Gus Miftah mengijazahkan shalawat untuk diamalkan para jamaah sehari-harinya. Dia kemudian menutup acara tersebut dengan doa. 

Turut hadir dalam acara itu Ketua PCINU Malaysia, Perwakilan Pertubuhan NU KL Selangor, serta perwakilan banom NU Malaysia seperti Fatayat, Muslimat, dan Pagar Nusa. 
 
Kontributor: Makiya
Editor: Muchlishon
BNI Mobile