Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Berikan Pemahaman Keagamaan, PWNU Banten Perluas Pengabdian

Berikan Pemahaman Keagamaan, PWNU Banten Perluas Pengabdian
Suasana para kiai dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Attaufiqiyah, Baros, Kabupaten Serang, Sabtu (21/12). (Foto: NU Online/Rahman)
Suasana para kiai dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Attaufiqiyah, Baros, Kabupaten Serang, Sabtu (21/12). (Foto: NU Online/Rahman)

Serang, NU Online

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten bertekad memperluas wilayah pengabdian ke seluruh pesantren yang ada di 8 daerah kabupaten/kota. Kegiatan itu dalam rangka memberikan pemahaman keagamaan melalui tradisi ajaran agama berdasarkan manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).

 

Komitmen PWNU Banten tersebut disampaikan Ketua PWNU Banten, KH Bunyamin saat memberikan sambutan dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Attaufiqiyah, Baros, Kabupaten Serang, Sabtu (21/12). Kegiatan yang mengangkat tema Meneladani Perjuangan Rasullullah dalam Mendidik dan Membangun Peradaban tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Provinsi Banten.

 

"Maka tujuan Kami PWNU Banten mengadakan pergerakan NU di Banten ini melalui Maulid, agar para santriawan dan satriawati diberikan pemahaman, diberikan ilmu nanti sama kiai-kiai NU. Agar semuanya bisa memahami apa NU itu sebenarnya,” ujarnya

 

Ia mengajak seluruh warga NU untuk mengabdi kepada masyarakat dengan berperan aktif di kepengurusan NU. NU memang dibentuk sebagai wadah pengabdian sekaligus dakwah untuk menyebarkan Islam ‘ala Ahlussunnah wal Jama'ah. Ia menyebut ruh dan jasad NU harus bersatu agar kegiatan NU bisa benar-benar optimal di masyarakat.

 

"Mari kita sama-sama, saya mengajak kepada segenap pengurus, untuk menggerakan NU di Banten, agar antar ruh dan jasad bisa menyatu. Artinya biar pergerakan NU di Banten bisa kelihatan, Jangan sampai NU di Banten ini, bukan hanya ruhnya NU tapi jasadnya juga NU,” tuturnya.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut KH Manarul Hidayah, KH Maemun Ali, KH Ariman Anwar Syuryah, KH Sardani dan ribuan jamaah NU dari berbagai daerah di Banten.

 

Kontributor: Abdul Rahman Ahdori

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile