Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kepercayaan Masyarakat Berinfak Melalui LAZISNU Pringsewu Semakin Tinggi

Kepercayaan Masyarakat Berinfak Melalui LAZISNU Pringsewu Semakin Tinggi
LAZISNU Kabupaten Pringsewu melalui Unit Pengumpul ZIS (UPZINU) Kecamatan Gadingrejo menggelar santunan kepada anak yatim piatu di Rumah Makan Sate Sidodadi Jl Wates Tambahsari Kecamatan Gadingrejo, Rabu (25/12). (NU Online/Muhammad Faizin)
LAZISNU Kabupaten Pringsewu melalui Unit Pengumpul ZIS (UPZINU) Kecamatan Gadingrejo menggelar santunan kepada anak yatim piatu di Rumah Makan Sate Sidodadi Jl Wates Tambahsari Kecamatan Gadingrejo, Rabu (25/12). (NU Online/Muhammad Faizin)
Pringsewu, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pringsewu melalui Unit Pengumpul ZIS (UPZINU) Kecamatan Gadingrejo menggelar santunan kepada anak yatim piatu untuk empat desa di daerah tersebut.

Sebanyak 60 anak yatim ini berasal dari Desa Wates Timur, Wates Selatan, Wates Induk, dan Tambahrejo Barat. Acara santunan dilaksanakan di Rumah Makan Sate Sidodadi Jl Wates Tambahsari Kecamatan Gadingrejo, Rabu (25/12).

Bendahara LAZISNU Pringsewu M Kabul Muliarto mengatakan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk kepercayaan manajemen Rumah Makan Sate Sidodadi untuk memberikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui LAZISNU.

"Alhamdulillah kepercayaan masyarakat sangat tinggi untuk berinfak, bersedekah, dan berzakat melalui LAZISNU. Rumah Makan Sidodadi menjadi salah satu bukti kepercayaan ini," kata Kabul yang hadir beserta pengurus UPZIS LAZISNU Gadingrejo. 

Pihaknya, lanjut Kabul, terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan potensi zakat dan infak yang dimiliki di Pringsewu. Di antaranya dengan menggandeng para aghniya (ekonomi atas) untuk menyalurkan zakat dan infaknya melalui LAZISNU.

"Ini penting karena merupakan perintah agama yang harus dilakukan bagi setiap aghniya untuk memberikan sebagian hartanya untuk orang yang berhak," jelasnya.

Sementara Direktur RM Sidodadi Mukhtar Junaidi menilai bahwa LAZISNU Pringsewu memiliki komitmen yang tinggi dalam pengelolaan ZIS dari masyarakat. Beberapa program sudah banyak dirasakan warga masyarakat.

"Jadi kami tak ragu berinfak dan berzakat melalui LAZISNU. Pengelolaan yang dapat dipercaya insyaallah memberikan keberkahan bagi kita semua," harapnya.

Selain santunan kepada para yatim piatu, LAZISNU melalui UPZIS di kecamatan juga terus intens membantu masyarakat di berbagai bidang seperti sosial, peningkatan ekonomi warga, keagamaan dan bencana.

Seperti pada beberapa hari lalu, LAZISNU membantu warga masyarakat yang terkena musibah rumah terbakar di Desa Wates, Gadingrejo. LAZISNU bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan berupa material bangunan seperti semen, pasir, dan kayu.

Berbagai bantuan yang diberikan merupakan hasil dari pengumpulan koin NU melalui program Koin Pondasi Akhirat. Sampai dengan tahun ke dua ini LAZISNU Pringsewu sudah mendapatkan dana dari uang koin sebesar Rp1,6 miliar lebih.

Dana tersebut disalurkan untuk berbagai program di antaranya untuk kesehatan meliputi jalin kesehatan masyarakat untuk berobat gratis dan pembelian kendaraan ambulans.

Selain sedekah melalui kotak koin, LAZISNU Pringsewu juga siap menyalurkan zakat, infak dan sedekah yang bisa ditransfer melalui rekening-rekening atas nama LAZISNU Kabupaten Pringsewu.

Zakat melalui rekening BRI 0358010116988536 atau BNI Syariah 0792171586. Untuk infak dan sedekah di rekening BRI 035801016988532 atau BNI Syariah 0791720380 dan BMT NU Pringsewu 9010400001. Ada juga call center sekaligus layanan jemput zakat dengan hubungi 085269607010.

 Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Muchlishon
BNI Mobile