Al-Azhar Mesir ke Umat Kristiani: Selamat Merayakan Natal

Al-Azhar Mesir ke Umat Kristiani: Selamat Merayakan Natal
Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. (Foto: pinterest.com)
Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. (Foto: pinterest.com)
Jakarta, NU Online
Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir menyampaikan ucapan ‘Selamat Natal’ kepada Paus Fransiskus dan seluruh umat Kristen. Ucapan selamat tersebut diunggah Universitas Al-Azhar di akun Facebook resminya, @OfficialAzharEg, Selasa (24/12).

“Al-Azhar mengucapkan selamat merayakan Natal bagi umat Kristiani dan Paus di Vatican,” tulis Universitas Al-Azhar.

Al-Azhar menyampaikan doa dan harapan agar umat Kristiani bisa merayakan Natal dengan penuh kebahagiaan, keamanan, dan kedamaian. Melalui unggahan itu, Al-Azhar juga menegaskan bahwa Islam dan Kristen memiliki hubungan yang baik-baik saja dan tidak ada masalah. 
 

Al-Azhar juga menyinggung ‘Dokumen Persaudaraan Manusia’ yang ditandatangani oleh Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmad Tayyeb dengan Paus Fransiskus di Abu Dhabi pada awal tahun lalu. Menurut Al-Azhar, apa yang dilakukan Grand Syekh dan Paus itu merupakan upaya untuk memperkuat jembatan dialog antar agama dan budaya. Di samping itu, perjanjian itu juga memperkuat nilai-nilai perdamaian dan hidup bersama masyarakat yang majemuk.

Al-Azhar dikenal cukup dekat dengan komunitas Kristen di Mesir. Di samping mengucapkan ucapan Selamat Natal, petinggi Al-Azhar juga tidak segan untuk berkunjung ke gereja. Misalnya, Grand Syekh al-Thayyeb berkunjung ke Katedral Gereja Koptik untuk bersilaturahim dengan Paus Tawadrous II, pimpinan tertinggi Koptik, pada 5 Januari 2016 silam atau dua hari menjelang acara puncak misa Koptik.

Pesan Ketum PBNU di Hari Natal

Di Hari Natal, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persaudaraan agar masa depan bangsa Indonesia semakin bermartabat dan berbudaya.  
 

“Kita pertahankan kepribadian bangsa Indonesia yang moderat dan plural, Bhineka Tunggal Ika. Mari kita berlomba membangun kebaikan, hal-hal yang positif di masyarakat bangsa Indonesia, lintas agama, lintas kebudayaan, lintas etnik. Semoga masa depan Indonesia semakin dihargai semakin dihormati oleh bangsa-bangsa dunia. Sekali lagi, mari kita perkuat persaudaraan solidaritas antaragama, bangsa, dan antara umat manusia,” pungkasnya.
 
Pewarta: Muchlishon
Editor: Fathoni Ahmad
BNI Mobile