Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Gelar Haul Gus Dur, Lesbumi Pekalongan Ajak Masyarakat Berantas Togel

Gelar Haul Gus Dur, Lesbumi Pekalongan Ajak Masyarakat Berantas Togel
Ketua PC Lesbumi Kabupaten Pekalongan, Eko Ahmadi (Foto: NU Online/Zami Kirana)
Ketua PC Lesbumi Kabupaten Pekalongan, Eko Ahmadi (Foto: NU Online/Zami Kirana)
Pekalongan, NU Online
Peringati wafatnya Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menuntaskan masalah perjudian Togel yang masih marak di tengah masyarakat.
 
"Persoalan kemanusiaan di Kabupaten Pekalongan adalah masih maraknya perjudian Toto Gelap (Togel). Maka, dalam haul kali ini semua pihak baik ulama dan umaranya bersama sama memberantas togel dengan pendekatan seni dan budayanya. Apalagi Lesbumi punya banyak laskar dan sanggar di setiap kecamatan dan desa di Kabupaten Pekalongan," kata Ketua Lesbumi Eko Ahmadi.
 
Hal itu disampaikan saat Lesbumi Kabupaten Pekalongan menggelar haul Ke-10 KH Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur pada Sabtu (21/12) dari pagi sampai malam hari di Gedung PCNU setempat.
 
Dijelaskan, kegiatan ini diselenggarakan dengan tema memelihara hal lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik. Gus Dur adalah orang dengan pemikiran hebat, yang merupakan seorang ulama dan Umara. Gus Dur juga dikenal sebagai bapak kemanusiaan yang mengerti tentang manusia.

Kepada NU Online, Selasa (24/12) Eko menjelaskan, acara Haul Gus Dur tahun 2019 diawali dengan dibukanya pameran manuskrip Islam Nusantara dari abad 16 sampai dengan 19, juga pameran tosan aji kabupaten Pekalongan.
 
"Juga ada workshop Sinematografi  dan workshop teater. Selain itu juga ada istighotsah, tahlil, dan parade band indie se kabupaten Pekalongan," ungkapnya.
 
Eko menambahkan, acara haul juga diisi persembahan tari kreasi dari Sanggar Mekar Budaya Bojong yaitu Tari Sintren Ceria dan Tari Sholawat Bumi Santri.
 
Acara dihadiri Katib PCNU Kabupaten Pekalongan, KHM Afnan Khafid, Ketua FKUB Kabupaten Pekalongan, KH Dzikron, Ketua GP Ansor Kabupaten Pekalongan, M Azmi, Komandan Satkorcab Banser, M Khairudin, Polres Kabupaten Pekalongan, Perwakilan muslimat, fatayat, dan para anggota laskar dan sanggar Se-Kabupaten Pekalongan.

"Dengan kegiatan ini, Lesbumi berharap Kabupaten Pekalongan mendapat barokah hingga tetap aman dan damai juga penyakit kemanusiaan (togel) di masyarakat dapat diberntas dengan tuntas.
 
Kontributor: Zami Kirana
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile