Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Untuk Pertama Kali, Gerhana Matahari Cincin Terlihat di Langit Saudi

Untuk Pertama Kali, Gerhana Matahari Cincin Terlihat di Langit Saudi
Foto gerhana matahari.
Foto gerhana matahari.
Riyadh, NU Online
Gerhana matahari cincin (GMC) bakal melewati langit Arab Saudi pada Kamis, 26 Desember waktu setempat. Peristiwa gerhana matahari cincin diyakini sebagai yang pertama—dari jenisnya- di Arab Saudi. 

Diberitakan Arab News, Kamis (26/12), seorang profesor iklim di Departemen Geografi Universitas Qassim, Abdullah Al-Misnad, mengatakan, gerhana matahari cincin yang terjadi pada 26 Desember akan menjadi yang pertama di Saudi. Menurutnya, pada 21 Juni 2020 untuk kedua kalinya akan terjadi gerhana matahari cincin di Saudi. 
 

Gerhana matahari diperkirakan hanya berlangsung 2 menit 55 detik. Ini tidak akan terlihat oleh semua negara Teluk, tetapi terbatas pada 160 km petak yang melintasi wilayah selatan Semenanjung Arab.

Al-Misnad menyebut, Kota Hofuf di Provinsi Timur Arab Saudi menjadi satu-satunya kota Teluk dimana bayangan gerhana akan lewat. Di kota itu, pandangan akan gerhana matahari cincin akan sangat jelas dan tidak tertandingi. Sementara Riyadh hanya akan dilewati gerhana matahari sebagian.

Selain Hofuf, Arab Saudi, gerhana matahari cincin juga akan terlihat di beberapa kota di India, Sri Lanka, Guam, Singapura, dan Indonesia. 
 

Di Indonesia, gerhana matahari cincin bisa diamati di beberapa kota seperti Simbolga dan Padang Sidempuan (Sumatera Utara), Siak, Duri, Pulau Pedang, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang (Riau), Batam dan Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Singkawang (Kalimantan Barat), Tanjung Selor (Kalimantan Utara), serta Makulit dan Berau (Kalimantan Timur).

Menurut laporan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), gerhana matahari cincin akan terjadi dengan beberapa fase. Dalam Waktu Indonesia Barat (WIB), berikut fase-fasenya: awal gerhana matahari sebagian terjadi pada pukul 10.22.00, awal gerhana matahari cincin pada pukul 12:16:00, pertengahan gerhana matahari cincin pukul 12:17:30, akhir gerhana matahari cincin pukul 12:19:00, dan akhir gerhana matahari sebagian pukul 14:14:00. 
 

“Adapun di daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia, gerhana matahari terjadi sesuai waktu setempat dengan fase-fase bergantung pada koordinat lintang dan bujur setiap tempat,” kata LFPBNU dalam rilis yang diterima NU Online.

Pewarta: Muchlishon
Editor: Fathoni Ahmad
Posisi Bawah | Youtube NU Online