Fokus Ansor Kalbar, Kaderisasi dan Kemudahan Administrasi 

Peserta Konferwil mempercayakan Rajuini menjadi Ketua PW GP Ansor Kalbar masa khidmah 2019 hingga 2023 dan Tohidin sebagai Kasatkorwil melalui musyawarah mufakat. (Foto: NU Online/Abi Yaqin).
Peserta Konferwil mempercayakan Rajuini menjadi Ketua PW GP Ansor Kalbar masa khidmah 2019 hingga 2023 dan Tohidin sebagai Kasatkorwil melalui musyawarah mufakat. (Foto: NU Online/Abi Yaqin).
Peserta Konferwil mempercayakan Rajuini menjadi Ketua PW GP Ansor Kalbar masa khidmah 2019 hingga 2023 dan Tohidin sebagai Kasatkorwil melalui musyawarah mufakat. (Foto: NU Online/Abi Yaqin).
Pontianak, NU Online
Konferensi Wilayah atau Konferwil Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Barat (Kalbar) yang dilaksanakan di Pesantren Ar-Rasyid Antibar Kabupaten Mempawah telah rampung digelar. Peserta Konferwil mempercayakan Rajuini menjadi Ketua PW (Pimpinan Wilayah) GP Ansor Kalbar masa khidmah 2019 hingga 2023 dan Tohidin sebagai Kepala Satuan Koordinasi Wilayah atau Kasatkorwil melalui musyawarah mufakat.
 
Terhadap hal tersebut, Rajuini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor se-Kalbar. Juga mengapresiasi Tohidin yang masih bersedia mendampingi menjadi Kastkorwil Banser Kalbar.
 
“Dalam kepemimpinan nanti kami ingin mewujudkan GP Ansor Kalbar yang militan, displin, berideologi Ahlussunnah wal Jama’ah atau Aswaja an-Nahdliyah yang berlandaskan Pancasila,” katanya, Selasa (31/12).
 
Untuk bisa sampai ke arah sana, sejumlah program telah dipersiapkan sehingga bisa terkawal dengan baik.
 
“Ke depan, kaderisasi terus kita galakkan dan perkuat dan follow up kaderisasinya juga, terutama tentang penguatan penanaman ideologi Aswaja an-Nahdiyah,” ungkapnya. Hal tersebut sebagaimana yang juga diingatkan Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor, Adung Abdurrahman saat sambutan di pembukaan Konferwil, lanjutnya.
 
Langkah berikutnya adalah meningkatkan kedisiplinan dalam pengelolaan organisasi dengan cepatnya proses pengurusan administrasi serta mudahnya akses informasi dan komuniksi.
 
“Karenanya kami menyediakan fasilitas administrasi yang bersifat digital sehingga pengurus di semua tingkatan lebih dimudahkan dalam pengurusan administrasi kader,” terangnya.
 
Dirinya berharap, apa yang telah diamanatkan saat sidang pada Konferwil juga mendapatkan dukungan berbagai kalangan, khususnya kepengurusan internal dan jajaran di bawahnya.
 
“Tentu itu semuanya tidak terlepas dari dukungan semua kader Ansor dan Banser se-Kalbar,” katanya. Sebab apalah artinya kepengurusan di tingkat provinsi atau wilayah kalau tidak ada dukungan dari kader di semua tingkatan se-Kalbar, lanjutnya.
 
Yang juga sangat dibutuhkan adalah dukungan dan bimbingan dari ketua dan sekretaris demisioner.
 
“Mereka lebih berpengalaman, karenanya kami masih sangat membutuhkan bimbingan dan arahan dalam upaya melaksanakan roda kepengurusan PW GP Ansor Kalbar masa khidmah 2019 hingga 2023 mendatang,” pungkasnya.
 
 
Kontributor: Abi Yaqin
Editor: Ibnu Nawawi
BNI Mobile