Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Dua Tahun ke Depan, Ini Prioritas IPNU-IPPNU Jombang 

Dua Tahun ke Depan, Ini Prioritas IPNU-IPPNU Jombang 
Muhammad Subhan Masduqi dan Sri Dewi Lestari sebagai nahkoda baru PC IPNU-IPPNU Jombang. (Foto: Istimewa)
Muhammad Subhan Masduqi dan Sri Dewi Lestari sebagai nahkoda baru PC IPNU-IPPNU Jombang. (Foto: Istimewa)
Jombang, NU Online
Sejumlah rangkaian konferensi cabang (Konfercab) Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah usai pada Rabu (1/1) dini hari kemarin.

Forum musyawarah tertinggi di kalangan pelajar NU ini memilih Muhammad Subhan Masduqi dan Sri Dewi Lestari sebagai nahkoda di periode selanjutnya, masa bakti 2020-2022. 

Di bawah kepemimpinannya, IPNU-IPPNU di Kota Santri ini akan fokus pada beberapa hal, di antaranya mewujudkan anggota dan pengurus yang militan, memiliki inovasi tinggi, dan menggalakkan empowerment atau pemberdayaan kader. Ketiganya dinilai bisa mencetak pelajar yang berakhlak dan berkarakter sesuai visi yang nanti dirumuskan.

"Dalam mewujudkan itu, maka IPPNU khususnya harus memiliki bidang garap proyeksi ke depan yaitu Militansi, Inovasi, dan Empowerment atau biasa kita sebut MIE," kata Sri Dewi Lestari kepada NU Online, Rabu (1/1).

Militansi harus dimiliki masing-masing kader IPPNU untuk menciptakan organisasi yang maju. Militansi juga sangat dibutuhkan untuk bisa menghadapi segala tantangan yang berkembang seiring laju kemajuan zaman seperti sekarang ini.

"Pelajar putri Jombang diharapkan mempunyai dedikasi tinggi, tangguh, serta bertanggung jawab sehingga siap dalam berjuang menghadapi tantangan zaman," imbuhnya.

Semangat Menggebu
IPNU-IPPNU yang notabene diisi para kader muda NU, kata dia, sudah seharusnya memiliki semangat yang menggebu dan spirit memajukan organisasi yang kuat dengan segala kemampuan yang dimiliki setiap pengurus. Namun, hal itu tidak akan berdampak signifikan kecuali diimbangi dengan inovasi-inovasi yang cemerlang.

"Makanya, inovasi itu harus selalu ada. Apalagi dalam menghadapi tantangan zaman, ide/gagasan dan program inovasi baru dari pelajar NU harus produktif dengan mengikuti arus globalisasi," jelasnya.

Tak cukup sampai di situ, pemberdayaan tentu tak bisa dilewatkan. Menurutnya, kader-kader IPPNU saat ini sudah memilki beragam potensi yang harus mendapat perhatian lebih, sehingga potensi-potensi itu terus berkembang dan bisa diwujudkan dalam bentuk nyata.

"Empowerment kader ini memang sudah waktunya lebih diperhatikan," tutur Dewi sapaan akrabnya.

Perihal yang sama diungkapkan Subhan Masduqi, ia bertekat membawa IPNU Jombang semakin progresif dan visioner dengan memaksimalkan segala potensi yang dimiliki kader saat ini. 

Perkembangan zaman menurut pandangan dia sebenarnya memberikan ruang yang lebih untuk menciptakan organisasi yang lebih maju. Tinggal bagaimana anggota dan pengurus siap menyambutnya dengan cara pandang yang visioner. 

"Kita ingin mewujudkan IPNU menjadi organisasi yang pro aktif. Tentu para kader IPNU harus progresif. Mereka tak henti-hentinya berpikir ke masa depan," urainya.
 
Pewarta: Syamsul Arifin
Editor: Musthofa Asrori
Posisi Bawah | Youtube NU Online