Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Di Kejurnas III, Ketum Pagar Nusa Bertekad Bawa Pencak Silat ke Level Dunia

Di Kejurnas III, Ketum Pagar Nusa Bertekad Bawa Pencak Silat ke Level Dunia
Gus Nabil tengah memberikan sambutan pada pembukaan Kejurnas ke-III di TMII, Jakarta Timur, Jumat (3/). (Foto: NU Online/Husni Sahal)
Gus Nabil tengah memberikan sambutan pada pembukaan Kejurnas ke-III di TMII, Jakarta Timur, Jumat (3/). (Foto: NU Online/Husni Sahal)
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama M Nabil Haroen (Gus Nabil) mengemukakan tekadnya untuk memajukan pencak silat hingga ke pentas dunia, tidak hanya dikenal di Indonesia saja. 

Menurut Gus Nabil, keinginan untuk menuju ke sana sudah mulai terlihat. Seperti pada 2019, Pagar Nusa diutus pemerintah untuk mewakili Indonesia di Arab Saudi dan pada kejuaraan di Al-Jazair.

“Insyaallah dari hari ke hari kami akan terus berusaha bagaimana pencak silat  bisa menjadi salah satu cabang olahraga di olimpiade tentunya bersama dengan pemerintah dalam hal ini Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Gus Nabil pada pembukaan Kejurnas dan Festival ke-III di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (3/1). 

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pagar Nusa ini diikuti 487 peserta dari 24 kontingen di seluruh Indonesia. Mereka akan memperebutkan setidaknya 194 medali. Secara umum, peserta yang berlaga di Kejurnas berdasarkan usia terbagi atas pra remaja, remaja, dan dewasa dengan empat kategori, yakni perorangan putra, perorangan putri, berpasangan, dan berkelompok. 

Pihaknya mengharuskan Pagar Nusa di berbagai daerah untuk mengikuti Kejurnas sehingga banyak pendekar yang menjadi peserta. Ia menyatakan ada hukuman bagi yang tidak mengikutinya karena dianggap pembinaan pendekar tidak berjalan.

"Kami sangat serius. Jika ada pengurus wilayah yang tidak mengirimkan kontingen walau satu pendekar pun, kepengurusannya akan kami evaluasi. Bisa-bisa kami carateker (ambil alih) karena tidak bisa membina atlet di tempatnya masing-masing," tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa Kejurnas ini sebagai forum soliditas organisasi Pagar Nusa dan pembinaan atlet. "Kejurnas adalah forum yang menunjukkan bahwa Pagar Nusa ada satu dan hanya satu, tidak ada yang lain," ucapnya.

Kejurnas dan festival III ini dibuka Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Hadir pada pembukaan sejumlah pengurus harian PBNU, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni`am Sholeh , perwakilan Menteri Dalam Negeri, Letnan Jenderal TNI Supriyatno, dan sejumlah dewan khos Pagar Nusa.

Pewarta: Husni Sahal
Editor: Muchlishon
Posisi Bawah | Youtube NU Online