Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Wali Kota Pekalongan Minta Muslimat Peduli Masalah Sampah dan Kesehatan Anak

Wali Kota Pekalongan Minta Muslimat Peduli Masalah Sampah dan Kesehatan Anak
Wali Kota Pekalonga HM Saelany Machfudz (Foto: NU Online/Abdul Muiz)
Wali Kota Pekalonga HM Saelany Machfudz (Foto: NU Online/Abdul Muiz)
Pekalongan, NU Online
Wali Kota Pekalongan, Jawa Tengah HM Saelany Mahfudz meminta kepada jajaran anggota Muslimat Nahdlatul Ulama khususnya di wilayah Pekalongan Timur untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan perkembangan anak.
 
"Muslimat yang anggotanya adalah kaum ibu, tentunya sangat paham bagaimana mengajak masyarakat di lingkungannya untuk lebih peduli masalah sampah yang menjadi salah satu penyebab banjir. Sehingga sikap dan gerakan serta ajakan yang dilakukan agar Kota Pekalongan lebih nyaman dan teratur," ujarnya.
 
Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri acara pembukaan Upgrading Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Pekalongan Timur, Kota Pekalongan di Hotel Santika, Rabu (8/1).
Dikatakan, selain masalah sampah, Wali Kota juga mengajak muslimat peduli terhadap perkembangan anak, sehingga tidak terjadi stunting. "Masalah perkembangan anak, angka kematian ibu dan anak masih cukup tinggi di Kota Pekalongan. Oleh karena itu peran serta muslimat sangat diharapkan," ungkapnya.
 
Dijelaskan, untuk memberikan efek jera kepada masyarakat, Pemkot Pekalongan telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur sanksi dan denda bagi warga yang buang sampah sembarangan.
 
"Bukan soal dendanya, yang utama agar masyarakat tertib dan disiplin dalam pengelolaan sampah," tandasnya.
 
Wali Kota mengapresiasi adanya upgrading organisasi ini yang diharapkan dapat semakin meningkatkan mutu dan kualitas dalam hal organisasi Muslimat NU, terutama bagi seluruh kader Muslimat NU yang ada di wilayah Pekalongan Timur.
 
"Muslimat NU adalah salah satu badan otonom NU yang paling aktif berkegiatan terutama dalam hal pengajian. Namun, untuk menghadapi era saat ini tentu perlu adanya upgrading, inovasi, adaptasi, khususnya bagi peningkatan kapasitas para pengurus yang ada di bawahnya," tutur Saelany.
 
Menurutnya, para pengurus Muslimat NU Pekalongan Timur ini mampu mengabdi untuk meneruskan estafet para ulama dalam syiar agama Islam dan niat mengabdi dengan baik dan ikhlas.  
 
Kegiatan Upgrading Organisation and Dakwah bertemakan 'Membangun Semangat Da'wah dan Jiwa Kepemimpinan Yang Berkontribusi, Berevolusi dan Berdedikasi Dalam Organisasi' dihadiri Ketua DPRD  Hj Balgies Diab, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU, Hj Fatonah, Ketua Pengurus MWCNU Pekalongan Timur, RM Firdaus, para pengurus Muslimat NU Pekalongan Timur dan segenap tamu undangan lainnya.
 
Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Musthofa Asrori
Posisi Bawah | Youtube NU Online