IMG-LOGO
Nasional

4 Hal Selalu Dihadapi Manusia Menurut Kiai Lukman Hakim Cahaya Sufi

Ahad 19 Januari 2020 17:00 WIB
4 Hal Selalu Dihadapi Manusia Menurut Kiai Lukman Hakim Cahaya Sufi
Kiai Lukman Hakim (Foto: Ismadani Rofiul Ulya)
Jakarta, NU Online
Pengasuh Ma’had ‘Aly Roudlotul Muhibbin yang juga tokoh sufi, KH Lukman Hakim menjelaskan adanya empat hal yang selalu dihadapi manusia dalam hidupnya. Keempatnya adalah taat, maksiat, nikmat, dan cobaan. 
 
"Setiap manusia yang beriman pasti mempunya aturan daalam hidupnya apakah meraka mampu taat menjalankanya ataukah mereka mengingkarinya dengan melakukan perbuatan maksiat. Setiap manusia yang hidup hanya akan melakukan kalau nggak ketaatan ya kemaksiatan, tinggal jalan mana yang akan kaliah pilih?" papar Kiai Lukman Hakim saat mengisi kajian di Financial Hall lantai 2, Gedung Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (17/1).
 
Setiap manusia, lanjutnya, juga dalam hidupnya pasti akan merasakan yang nikmat dan akan merasakan cobaan. "Nikmat ini dari nikmat bisa menghirup udara hingga kenikmatan lainnya. Sedang cobaan ini tidak hanya berupa hal buruk, namun bisa berupa jabatan, kekayaan, dan kekuasaan yang sifatnya duniawi adalah cobaan bagi manusia," ujarnya.
 
Bagi mereka yang dapat melaksanakan taat dan melewati cobaan, tegas Kiai Lukman, adalah harapan untuk bertemu dengan Tuhannya. 
 
Memahami Keadilan Tuhan
Pada pengajian yang diselenggarakan atas inisiasi Bukanagara Coofee tersebut, Kiai Lukman Hakim juga mengajak jamaah untuk memahami keadilan Tuhan. Keadilan Tuhan menurutnya adalah siksaan. Selain itu, antara rahmat dan keadilan Tuhan adalah saling berpasangan.
 
"Rahmat Tuhan turun untuk semua makhluk tanpa kecuali baik yang beriman maupun tidak. Namun, keadilan Tuhan turun hanya bagi mereka yang tidak beriman," katanya.
 
Adanya surga dan neraka juga merupakan keadilan Tuhan. Maka setiap manusi layaknya akan masuk neraka semua karena keadilan Tuhan. "Dan Surga hanyalah bagi mereka yang mempunya harapan, yaitu Allah," lanjut Kiai Lukman Hakim. 
 
"Sebagaimana hukum di dunia, setiap hukum mempunyai sisi keras dan sisi kebijaksanaan. Sisi keras hukum seperti sanksi kurungan, sanksi denda, bahkan hukuman mati. Sedang sisi kebijaksanaan adalah keringanan hukuman, subtitusi hukuman atau bahkan bebas dari hukum yang ada. Sama halnya dengan hukum Tuhan sisi keadilanya adalah setiap orang akan masuk neraka, dan sisi Rahmat-Nya adalah pengampunan segala dosa bagi mereka yang beriman," jelas Kiai Lukman Hakim. 
 
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa dalam menyikapi kehidupan ini umat Islam hanya perlu takut kepada Allah dan berharap sebesar-besarnya juga hanya kepada Allah. 
 

Kontributor: Ismadani Rofiul Ulya
Editor: Kendi Setiawan
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG