Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Dosen Hingga Calon Doktor Ikuti DTD GP Ansor di Pamekasan

Dosen Hingga Calon Doktor Ikuti DTD GP Ansor di Pamekasan
Pengkaderan Dasar Banser dilaksanakan PAC GP Ansor Kecamatan Proppo, Ahad (19/1). (Foto: NU Online/Sulaiman)
Pengkaderan Dasar Banser dilaksanakan PAC GP Ansor Kecamatan Proppo, Ahad (19/1). (Foto: NU Online/Sulaiman)

Pamekasan, NU Online

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Proppo menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Wali Songo, Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, sejak tanggal 18-20 Januari 2020.

 

Menariknya dari kegiatan yang mengangkat tema Bersama Ansor Kita Teguhkan Akidah Aswaja An-Nahdliyah Sebagai Benteng NKRI tersebut, terdapat dua orang peserta yang berstatus dosen dan calon doktor.

 

Mereka adalah Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Moh Elman dan Dosen Muda Universitas Islam Madura sekaligus Mahasiswa Doktoral Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Taufiqurrahman.

 

Moh Elman mengungkapkan, keputusannya memilih mengikuti kegiatan DTD sebagai bentuk nyata pengabdiannya terhadap Ansor dan NU, organisasi yang didirikan oleh para ulama Nusantara.

 

"Saya termotivasi untuk menjadi pengawal ulama dan NU. Muncul dari hati sendiri tanpa ada dorongan dari orang lain. Ini sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya," kata pria yang akrab disapa Elman Dhuro itu pada NU Online di sela-sela acara, Ahad (19/1).

 

Katanya, Banser sebagai pasukan inti Ansor harus sadar sebagai khadam ulama, yang selalu siap diperintah ulama untuk menjalankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai aqidah dan menjaga NKRI sebagaimana yang diperjuangkan muassis NU.

 

Sedangkan Taufiqurrahman menegaskan, menjadi bagian dari Banser sudah merupakan keinginan lamanya. Ia memiliki keinginan besar bisa berkhidmah dan menjadi pelayan ulama. Menurutnya, dengan menjadi pelayan ulama, bisa menjadi bagian dari merawat umat. Sebab ulama adalah pelayan umat.

 

“Hanya ingin menjadi pelayan ulama dan menjadi bagian dari merawat umat,” ujar singkat Dosen di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan tersebut.

 

Sementara itu, Ketua GP Ansor Pamekasan, Syafiuddin mengapresiasi langkah pengabdian mereka terhadap ulama, agama, bangsa dan negara melalui Nahdlatul Ulama (NU).

 

“Saya bangga kepada semua peserta DTD ini, mereka semangat mengabdinya luar biasa. Terutama sahabat Elman dan Taufiqurrahman, karena di tengah kesibukannya menjadi dosen masih menyempatkan diri mengikuti pengkaderan dasar Ansor dan Banser," tuturnya.

 

Kontributor: Sulaiman

Editor: Aryudi AR

BNI Mobile