IMG-LOGO
Internasional

Siswa Arab Saudi Mulai Pelajari Bahasa Mandarin


Senin 20 Januari 2020 17:45 WIB
Bagikan:
Siswa Arab Saudi Mulai Pelajari Bahasa Mandarin
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (kanan), berjabat tangan dengan Presiden China, Xi Jinping, di KTT G-20 di Argentina pada Jumat, 30 November 2018. (Foto: Xinhua)
Riyadh, NU Online
Siswa di delapan sekolah menengah pertama negeri Arab Saudi mulai mempelajari bahasa China. Ini merupakan tahap pertama dari rencana Kementerian Pendidikan Saudi untuk memasukkan bahasa China ke pendidikan publik.

Juru bicara Kementerian Pendidikan Saudi, Ibtisam al-Shehri, mengatakan, delapan sekolah yang mengajarkan bahasa Mandarin tersebut terdiri dari empat sekolah di Riyadh, dua di Jeddah, dan dua di Provinsi Timur, termasuk dua sekolah perempuan juga akan ikut berpartisipasi.

Meski demikian, seperti dilansir laman Arab News, Ahad, (19/1), al-Shehri menyebut kalau bahasa China akan menjadi mata pelajaran pilihan, tidak wajib. 

Untuk diketahui, bahasa China pertama kali diperkenalkan ke sekolah-sekolah Saudi ketika Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengunjungi Beijing pada Februari 2019. Itu menjadi bagian dari kesepakatan Saudi dan China untuk memperkuat kerja sama bilateral. Ketika itu, pemimpin China sepakat untuk membantu memfasilitasi pembelajaran bahasa China di Saudi.

Beberapa inisiatif diluncurkan dengan organisasi yang berbeda di sektor pendidikan dan pelatihan untuk memperkenalkan bahasa China ke publik. Salah satu inisiatif terbesar adalah kolaborasi dengan Universitas Arab Terbuka dan Pusat Pendidikan Nabegh untuk mengajarkan lebih dari 3.500 guru dan pegawai pada sektor pendidikan di 12 kota di seluruh Saudi.

Abdulrazaq Othman Abdullah (38), alumni dari kampus China, dan istrinya kini mengajar bahasa China untuk guru-guru Arab Saudi di Madinah. Menurutnya, program ini sangat penting karena membantu guru-guru Saudi mengatasi hambatan psikologis saat belajar bahasa asing, dan menghilangkan asumsi yang terkait dengan bahasa China.

Dia kemudian menilai, pengajaran bahasa China sejak sekolah menengah adalah sesuatu yang sangat penting. Karena itu akan memperluas horizon serta memperkenalkan budaya dan dunia baru kepada siswa, yang mereka tidak akan mengetahuinya tanpa bahasa.

Pengetahuan dalam bahasa China dinilai akan menciptakan bidang peluang baru bagi warga Saudi. Baik di sektor pendidikan, turisme, diplomasi, sains, investasi, teknologi, akademik, dan lainnya. 

Pewarta: Muchlishon
Editor: Alhafiz Kurniawan
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG