IMG-LOGO
Nasional

NU Lebak Bagikan 4444 Sak Semen untuk 17 Pesantren


Rabu 22 Januari 2020 19:00 WIB
Bagikan:
NU Lebak Bagikan 4444 Sak Semen untuk 17 Pesantren
Penyerahan bantuan secara simbolik dari PCNU Lebak (Foto: Istimewa)
Lebak, NU Online
Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Lebak, Banten memberikan 4444 sak semen kepada 17 pesantren dan 54 kepala keluarga yang rumahnya hanyut akibat banjir bandang beberapa pekan yang lalu. Ada alasan tersendiri mengapa jumlah sak semen yang diberikan kepada warga dan pesantren yang rusak parah tersebut harus berjumlah 4444. 
  
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lebak Banten H Syaepudin Asy-Syadzily menuturkan, makna jumlah 4444 adalah bacaan Shalawat Nariyah, salah satu shalawat sapujagad warga NU. Filosofi itu diambil sebagai tradisi warga NU yang kerap mengamalkan Shalawat Nariyah dengan jumlah bacaan 4444 kali. 

“Alhamdulillah, kegiatan pembagian sudah dilangsungkan kemarin (Selasa, 22 Januari 2020) di Aula Kecamatan Cipanas. Bantuan diberikan bertahap, sampai dengan jumlah 4444,” kata Kiai Aep kepada NU Online, Rabu (23/1) siang. 

Ia menjelaskan, berdasarkan keutamaan Shalawat Nariyah, pengambilan filosofi 4444 tersebut diharapkan, penerima bantuan yakni masyarakat dan santri di Kabupaten Lebak, Banten terus menjaga dan melaksanakan ibadah serta lebih cinta lagi kepada Rasulullah SAW meski keadaan belum pulih seperti sedia kala.  

“Salah satu hadits yang sangat populer yang membuat rajin kita membaca shalawat ialah bahwa Rasulullah SAW bersabda: 'Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya'. Makanya, bagi orang-orang NU, setiap kegiatan keagamaan bisa disisipi bacaan shalawat dengan segala ragamnya,” katanya. 

Kemudian, Shalawat Nariyah, lanjutnya, digunakan oleh hamba Allah ketika menghadapi problem hidup yang sulit dipecahkan maka tidak ada jalan lain selain mengembalikan persoalan pelik itu kepada Allah. Shalawat Nariyah tersebut adalah salah satu jalan mengadu kepada-Nya.

“Dalam kitab Khazinatul Asrar dijelaskan, “Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah),” tutur Kiai Aep. 

Untuk diketahui, pesantren yang menerima bantuan NU Peduli tersebut antara lain, pesantren Al Hija di Kampung Nunggul, Pesantren Darul ibtida di Kampung Nunggal, Pesantren Nurul Laduni di Kampug Gajrug, Pesantren Nurul barokah di Kampung Gajrug, Pesantren Al Hikmah di Sajira Barat, Pesantren Darut Thulab di Sajira Barat, Pesantren Kiai Oji di Sajira Timur, Pesantren Kiai Emus di Sajira Timur dan Pesantren Hidayatul Muhajirin di  Banjaririgasi. 

Bantuan lain yang telah diberikan NU Peduli di Lebak, Banten adalah 25 sak semen untuk majelis ta’lim milik Kiai Kutbi di Kp Somang, 30 sak, Pesantren Kiai Cece di Pahingen, 200 sak semen untuk untuk 10 rumah di Desa Sukasari, 20 sak semen  untuk rumah atas nama Subki di Gajrug, dan 90 sak semen untuk 3 rumah warga di Lebak Gedong. 

Selain itu, bantuan berupa paket peralatan sekolah juga diberikan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir yakni 8.500 paket sekolah. Lalu, torn dan 5 rol selang air dan 19.850 paket sembako.

Kontributor: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Abdullah Alawi
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG