Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Gusdurian Lampung Buka Layanan Kesehatan Gratis di Waykanan

Gusdurian Lampung Buka Layanan Kesehatan Gratis di Waykanan
Kegiatan terapi penyembuhan metode ATS di Waykanan, Lampung (Foto: NU Online/Syhud Tsaqafi)
Kegiatan terapi penyembuhan metode ATS di Waykanan, Lampung (Foto: NU Online/Syhud Tsaqafi)
Waykanan, NU Online
Sebagai upaya membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, Gusdurian Lampung membuka pelayanan kesehatan gratis dengan metode Aji Tapak Sesontengan (ATS) di Jl Jenderal Sudirman, Blambangan Umpu, Waykanan, Lampung. Setiap Senin-Jumat, jam 15.00-17.30 WIB.
 
"Penyakit apa saja, silakan dan gratis, ini dilakukan tanpa modus jual obat. Tak perlu membawa apa-apa, ingin sembuh saja cukup," ujar penggiat Gusdurian Lampung, Gatot Arifianto, di Blambangan Umpu, Ahad (26/1).
 
Dikatakan, ATS adalah metode penyembuhan warisan leluhur nusantara yang sudah teruji ribuan kali. Sejumlah perawat dan dokter di Indonesia bahkan Jerman sudah menggunakan teknik penyembuhan sederhana ini.
 
"Intinya ikhtiar, masalah sembuh urusan yang kuasa. Kami hanya ikhtiar saja membantu sesama yang membutuhkan," kata Kamituwo (master) ATS Paguron Swarna Raya itu lagi.
 
Ditambahkan, ATS menyembuhkan tanpa rasa sakit, karena hanya dengan sentuhan lembut untuk mengatasi penyakit seperti epilepsi, darah tinggi, asam lambung, jantung, asam urat, kolesterol, ginjal, migrain, vertigo, dan lain sebagainya.
    
"Penyembuhan berbeda dengan pengobatan. Sekali lagi, ATS ialah metode penyembuhan, jadi tanpa obat," ujarnya lalu menambahkan beragam hasil terapi ATS bisa disaksikan di channel Youtube Gatot Arifianto.
 
Salah seorang tamu bernama Nofri Adi (40), warga Sukajadi, Baturaja Timur membenarkan pernyataan Gatot. Dua tahun lalu, adiknya menderita penyakit jantung dan diterapi dengan ATS saat dirawat di salah satu rumah sakit setempat.
    
"Alhamdulillah, diterapi dengan ATS tidak jadi dirujuk. 24 jam malah sudah bisa pulang ke rumah dan sampai sekarang sudah bisa beraktivitas dengan baik," kata dia lagi.
    
Penerima manfaat ATS lain, Siti Aisyah, warga Sremsem, Panjang Bandar Lampung menderita stroke ringan selama setahun. Diterapi dua kali dengan metode ATS sudah ada perbaikan signifikan.
    
"Alhamdulillah, tubuh yang semula sering kesemutan, kaki sakit jika disentuh sudah hilang. Dan sekarang sudah bisa tidur dengan nyenyak. Terapinya juga gratis. Saya tidak membeli obat, kalau harus bayar dengan apa? Saya cuma punya rumah saja, kalau dijual bagaimana?" kata Siti.
 
Gusdurian Lampung berkomitmen melaksanakan apa yang disampaikan KH Abdurrahmman Wahid (Gus Dur). Presiden ke-4 RI itu mengingatkan supaya agama jangan jauh dari kemanusiaan. 
 
"Untuk pelayanan ATS di Lampung ada di sejumlah kabupaten/kota, seperti Bandar Lampung, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Metro, Lampung Tengah. Banser Husada (Basada) biasa menggelar bakti sosial penyembuhan ATS di wilayah itu, Informasi 085382008080," pungkas Gatot. 
 
Kontributor: Syuhud Tsaqafi
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile