IMG-LOGO
Daerah

Gandeng Pergunu, LAZISNU Kota Bandung Targetkan 5000 Kotak Koin Muktamar


Selasa 28 Januari 2020 09:00 WIB
Bagikan:
Gandeng Pergunu, LAZISNU Kota Bandung Targetkan 5000 Kotak Koin Muktamar
Ketua NU Care-LaZiSNU Kota Bandung Syahroni (kiri) dan pengurus Pergunu Kota Bandung (foto: istimewa)
Bandung, NU Online
Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kota Bandung, Jawa Barat mulai bergerak menggalang dana untuk Muktamar NU ke 34. Tahap pertama, NU Care-LAZiSNU Kota Bandung menggandeng Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dengan menargetkan penyebaran kotak Koin Muktamar mencapai 5000 buah ke banyak tempat. 

“Alhamdulillah saat ini sudah tercatat 40 kotak infak yang akan segera dikirim ke alamat koresponden peserta koin NU Pergunu," kata Ketua NU Care-LAZISNU Kota Bandung Syahroni kepada NU Online, Senin (27/1). 

Ia menuturkan, para pengurus, lembaga dan banom NU di Kota Bandung mulai merespons positif rencana penggalangan dana Koin Muktamar tersebut. Hal itu dibuktikan dari banyaknya kader dan pengurus NU yang mau menjadi relawan. 

“Alhamdulillah, semua mulai bergerak. Mudah-mudahan ini langkah awal yang indah. Melalui UPZIS sebagai mitra LAZISNU agar senantiasa Koin NU ini bisa dipergunakan sebagai dana yang bisa ditasyarufkan sesuai peruntukannya melalui program-program yang bisa memberikan manfaat pada umumnya khususnya di lingkungan PCNU baik itu lembaga atau banom lainnya agar senantiasa berdaya guna dan bisa meningkatkan pertumbuhan pendidikan, perekonomian, budaya, kegiatan-kegiatan dan lain sebagianya” ujarnya. 

Bagi Syahroni, Koin Muktamar adalah bagian dari spirit kemandirian yang telah diajarkan para kiai-kiai NU terdahulu. Karenanya, harus disukseskan dengan sekuat tenaga okeh warga NU di semua tingkatan.

“Kontak infak NU inilah awal dari semangat NU yang sudah diajarkan oleh para guru dan kiai NU dulu agar senantiasa bisa mengembangkan NU jauh lebih baik dan lebih baik lagi sampai tidak ada lagi yang menggantikan kebaikan yang lebih baik itu lagi," tuturnya. 

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 420/AII/04 D/10/2019, muktamar ke-34 NU dilaksanakan di Provinsi Lampung. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan penyelenggaraan muktamar dilaksanakan pada tanggal 5-10 Rabiul Awwal 1442 Hijriah atau tanggal 22-27 Oktober 2020, yang berbarengan dengan momen Hari Santri. Persiapan Muktamar sudah dilakukan, termasuk perencanaan pembiayaan yang diharapkan berasal dari gerakan Koin Muktamar. 

PBNU menginginkan muktamar kali ini dengan pembiayaan dari NU, oleh NU, dan untuk NU. Maka, melalui gerakan Koin Muktamar seluruh Nahdliyin di seluruh penjuru dunia diharapkan mampu membangun kemandirian untuk agenda lima tahunan NU itu. 

Gerakan Koin Muktamar sendiri merupakan ikhtiar berkesinambungan guna mencapai kemandirian finansial NU. Semenjak peluncuran program nasional Koin NU, yang terbukti telah menghasilkan capaian yang cukup signifikan, baik dari sisi manajerial, penghimpunan, program hingga pelaporan. 

"Mari kita sukseskan Muktamar NU ke-34 dengan ikut berpartisipasi melalui gerakan Koin Muktamar agar kita mendapatkan berkah dari Allah dan mendapatkan rahmat-Nya fid dunia wal akhirat. Koin Muktamar dari NU, oleh NU, untuk NU," tutur Kiai Said.

Kontributor: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Abdullah Alawi 
 
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG