Cara UIN Banten Perkuat Kualitas Mahasiswa Baru Pascasarjana

Cara UIN Banten Perkuat Kualitas Mahasiswa Baru Pascasarjana
Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, H Fauzul Iman (batik) saat memimpin Rapat Pleno kelulusan calon mahasiswa baru Program Pascasarjana di Gedung PPs UIN Banten, Serang, Banten, Senin (27/1) kemarin. (Foto: UIN Banten)
Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, H Fauzul Iman (batik) saat memimpin Rapat Pleno kelulusan calon mahasiswa baru Program Pascasarjana di Gedung PPs UIN Banten, Serang, Banten, Senin (27/1) kemarin. (Foto: UIN Banten)
Serang, NU Online
Universitas Islam Negeri (UIN)  Sultan Maulana Hasanudin Banten terus berupaya memperkuat kualitas lulusan mahasiswa baru Program Pascasarjana. Upaya itu dilakukan civitas akademik UIN Banten dengan memperketat tes masuk Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana pada Rabu (22/1) sampai dengan Jumat (24/1) lalu. 

Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, H Fauzul Iman, menuturkan, memperketat sistem penerimaan mahasiswa baru penting dilakukan. Hal itu agar lahir insan akademik yang handal dan unggul sehingga sejalan dengan visi misi UIN Banten. 

Pihaknya, lanjut Fauzul Iman, telah melakukan rapat pleno penentuan kelulusan mahasiswa program doktoral dan magister pada Senin (27/1) kemarin. Hasilnya, UIN Banten menjaring calon-calon mahasiswa baru, dengan memilih peserta yang memiliki kualitas terbaik.

"Saya menekankan bahwa dalam penerimaan mahasiswa baru ini harus diperhatikan secara ketat aspek akademik dari para calon mahasiswa, baik program magister maupun program doktoral," kata Fauzul saat memimpin Rapat Pleno di Gedung Pascasarjana UIN Banten, kemarin. 

Ia menjelaskan, lulusan program magister dan doktoral di UIN Banten dicetak agar menjadi ilmuwan sebagaimana yang ditekan dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) terutama standar sembilan yang menekankan kemampuan pengembangan riset secara lebih mendalam.

"Sudah sangat jelas sekali mengenai posisi, proses, dan tujuan pembelajaran di pascarjana, khususnya pada program magister dan doktoral yang harus bertumpu pada standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, khususnya pada standar untuk menciptakan para ahli dan ilmuwan yang handal yang mampu memadukan berbagai pendekatan, baik inter, multi, maupun transdisipliner pengetahuan, secara eksplisit standar KKNI tersebut masuk pada jenjang atau level sembilan," ucapnya. 

Rapat memutuskan calon mahasiswa yang lulus ujian program magister (S2) sebanyak 76 orang dan peserta yang lolos program doktor (S3) berjumlah 25 orang.

Hadir pada Rapat Pleno tersebut para Guru Besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Para wakil rektor. Kemudian, Direktur Program Pascasarjana, HB Syafuri, Wakil Direktur Program Pascasarjana Naf’an Tarihoran,  kepala biro Akademik, para ketua program studi, dan sekretaris pogram studi di program Pascasarjana UIN Banten. 

Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Fathoni Ahmad
BNI Mobile