Ingin Jadi Ahli 'Suwuk'? Ikuti Pelatihan Praktisi Ruqyah di Pringsewu

Ingin Jadi Ahli 'Suwuk'? Ikuti Pelatihan Praktisi Ruqyah di Pringsewu
Pengurus Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pringsewu, Lampung. (Foto:NU Online/Faizin)
Pengurus Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pringsewu, Lampung. (Foto:NU Online/Faizin)
Pringsewu, NU Online
Menyongsong dan menyukseskan Lampung menjadi tuan rumah Muktamar Ke-34 NU dan Silatnas Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) tahun 2020, Pengurus JRA Lampung akan kembali menggelar Pelatihan Praktisi Ruqyah untuk jilid ke-3 di Provinsi Lampung.
 
Pelatihan ini adalah langkah nyata JRA untuk berdakwah dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dengan misi: satu desa satu praktisi, satu desa satu JRA Center. Pelatihan ini juga dalam rangka menyambut kegiatan akbar yakni Ruqyah 1 Juta Umat. 
 
"Pringsewu sudah siap menggelar Pelatihan Praktisi Ruqyah yang Insyaallah akan dilaksanakan di Gedung NU Kabupaten Pringsewu pada 25 Maret 2020 mendatang," kata Ketua JRA Pringsewu Mustangin kepada NU Online, Rabu (29/1).
 
Untuk meyukseskan program JRA dan kegiatan tersebut, pihaknya sudah sowan (silaturahim) dan berkoordinasi dengan kepengurusan NU, Banom, dan lembaga, serta para kiai dan tokoh NU yang intens dalam bidang pengobatan (suwuk).
 
Hal ini dilakukan karena JRA merupakan organisasi sayap dan masuk dalam LDNU Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) sesuai Surat Keputusan Nomor 154/LD-PBNU/XI/2012 tertanggal 27 November 2019. JRA bertugas dalam dakwah khusus di bidang ruqyah sesuai paham Ahlussunah wal Jamaah.
 
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, para calon 'Ahli Suwuk' akan dilatih untuk menguasai berbagai hal terkait ruqyah ini di antaranya meruqyah medis, tanda orang terkena sihir dan pengobatannya, mengenal jenis-jenis jin, menetralisir tempat atau bangunan angker, dan sebagainya. 
 
“Para peserta juga akan dibekali dengan teknik-teknik ruqyah seperti cara membuat air asma’an, teknik pengobatan dengan telapak tangan, teknik menaklukkan jin, teknik menetralisir keberadaan jin, teknik menangani kesurupan, teknik mencari buhul atau ikatan jin, dan sejenisnya,” jelas Mustangin.
 
Peserta yang ikut kegiatan ini disyaratkan seorang Muslim, berpaham Aswaja an-Nahdliyah, dan bisa membaca Al-Qur’an. 
 
"Peserta dikenakan biaya pelatihan sebesar 350 ribu rupiah dan mendapat materi langsung dari Gus Allama Alaudin Siddiqy yang merupakan Dewan Pembina JRA Pusat,” jelasnya. 
 
Kegiatan Pelatihan Praktisi Ruqyah ini merupakan angkatan ke-2 seelah pada 31 Januari 2019 sudah dilaksanakan kegiatan serupa untuk angkatan 1. Selain menggelar pelatihan praktisi, JRA Pringsewu juga rutin melakukan ruqyah masal seperti belum lama menggelar Terapi Qur'ani Masal di lantai 2 gedung NU Pringsewu.
 
"Untuk ruqyah masal akan kita lakukan rutin setiap bulan di seluruh kecamatan di Kabupaten Pringsewu," jelas Mustangin.
 
Pewarta: Muhammad Faizin 
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile