Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Inilah Lima Program Prioritas Kementerian Agama Tahun 2019-2020

Inilah Lima Program Prioritas Kementerian Agama Tahun 2019-2020
Menag Fachrul Razi saat membuka Rakernas Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (29/1). (Foto: Istimewa)
Menag Fachrul Razi saat membuka Rakernas Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (29/1). (Foto: Istimewa)
Jakarta, NU Online
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan mengatakan bahwa ada lima program prioritas yang akan dilakukan Kementerian Agama pada tahun 2019-2020. Program tersebut meliputi: (1) Pemberantasan korupsi; (2) Peningkatan kualitas haji dan pembenahan umrah; (3) Pembenahan pendidikan keagamaan; (4) Penguatan moderasi, dan (5) Sertifikasi halal. 
 
Hal ini diungkapkannya saat menyampaikan laporan dalam pembukaan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2020, di Hotel Redtop Jakarta, Rabu (29/1).
 
Kelima Program prioritas ini akan dibahas pada Rakernas bertema 'Moderasi Beragama, Umat Rukun, Indonesia Maju' ini selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Januari 2020. 
 
Sementara saat membuka Rakernas tersebut, Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan komitmennya untuk membersihkan Kementerian Agama dari praktik-praktik korupsi. Hal ini dilakukan untuk menjamin terjadinya perbaikan layanan publik. 
 
“Saya tegaskan, kalau Anda menyimpang sedikit saja, tidak perlu sampai KPK tahu. Karena kami yang akan panggil KPK untuk menangkap anda,” tegasnya saat Rakernas yang diikuti 372 pejabat Kemenag ini.
 
Pesan Menag ini mendapat respons positif dari peserta Rakernas yang hadir. Di antaranya dari Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung H Wasril Purnawan yang menegaskan akan segera menindak lanjuti hasil Rakernas untuk dilaksanakan di seluruh jajaran Kementerian Agama Lampung.
 
"Kanwil Kenterian Agama Lampung akan segera menerjemahkan 5 program prioritas Kementerian Agama secara lebih operasional," ujarnya melalui pesan tertulis kepada NU Online.
 
Kementerian Agama Lampung juga akan senantiasa melaksanakan poin-poin penting yang disampaikan Menag di antaranya menyangkut integritas aparatur yang salah satuya menghindari perilaku korup.
 
Terkait sertifikasi halal, Kemenag Lampung juga akan melakukan langkah yang terkait langsung dengan kesinambungan dunia usaha dan jaminan konsumen yang sekarang secara regulasi masih belum maksimal.
 
"Tahun ini akan didorong untuk lahirnya regulasi yang operasional," jelasnya terkait pesan Menag.
 
Terkait peningkatan layanan haji, ada beberapa komponen layanan yang akan ditingkatkan di antaranya menambah jatah konsumsi untuk jamaah, penyiapan lounge untuk jamaah ketika di Madinah dan Jeddah saat menunggu penerbangan kembali ke tanah air.
 
Hadir pada pembukaan Rakernas tersebut Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Haryono. Hadir pula, Dewan Pengawas BPIP Tri Sutrisno, Wisnu Bawa Tenaya, Sudhamek, KH Syafii Maarif, dan KH Said Aqil Siroj, serta Pimpinan Majelis-majelis Agama.
 
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile