Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Wagub Jateng: Tanam Pohon Bentuk Amal Jariyah

Wagub Jateng: Tanam Pohon Bentuk Amal Jariyah
Wagub Jateng Taj Yasin saat menanam pohon (Foto: NU Online/Asmui)
Wagub Jateng Taj Yasin saat menanam pohon (Foto: NU Online/Asmui)
Rembang, NU Online 
Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen Zubair mengajak masyarakat senantiasa bersedekah kepada alam, dengan bentuk menanam tumbuh-tumbuhan yang dapat dicatat sebagai amal jariyah kita. Karena dengan alam yang sejuk dapat membuat semua mahluk hidup yang tinggal di sekitarnya akan merasa nyaman dan tentram.
 
"Sebagai khalifah fil ardli, kita wajib menjaga bumi dari kerusakan dan kehancuran. Dengan demikian, embung Banyukuwung dapat memenuhi hajat hidup orang banyak, khususnya di sepanjang aliran embung tersebut," ujarnya.
 
Hal itu diungkapkan saat menghadiri kegiatan penghijauan di kawasan embung Banyukuwung Desa Sudo, Kecamatan Sulang, Rembang, Jawa Tengah pada Selasa Rabu (29/1) pagi.
 
Dikatakan, kita harus menyadari bahwa pohon sangat penting untuk menjaga kesehatan. Karena pohon menjadi sirkulasi udara agar tetap bersih dan adanya dan tidak adanya pohon di sekitar kita semua tergantung kepada manusianya. 
 
"Kesehatan itu penting, kesehatan berawal dari lingkungan yang sehat. Maka dari itu, syukur alhamdulilah, kita diberi nikmat oleh Allah SWT begitu suburnya alam yang kita miliki dan tempati. Kiranya kita wajib menjaga bersama sebagaimana tugas kita sebagai khalifah fil ardli, penjaga bumi ini," tegasnya.
 
Kegiatan penghijauan diikuti oleh ratusan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkorcab Kabupaten Rembang mendukung pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghijaukan kawasan desa resapan. Dukungan tersebut dibuktikan dengan ratusan anggota Banser yang terlibat dalam penanaman ribuan pohon di kawasan embung Banyukuwung Desa Sudo, Kecamatan Sulang.
 
Kasatkorcab Banser Rembang Abdul Rosyid berharap semua kader Ansor Banser lebih giat dalam berkhitmad kepada masyarakat. Bukan hanya kegiatan kegiatan keagamaan, tetapi juga kegiatan sosial yang bermanfaat bagi bumi.
 
"Saya berharap ke depan kita lebih giat dalam berkhitmad, bukan hanya untuk NU, tetapi untuk manusia dan alam," katanya.
 
Sebelum penaman dilakukan, di sekitar embung memang belum banyak tanaman, sehingga pemerintah Provinsi Jawa Tengah merasa perlu menghijaukan kembali kawasan sekitar embung.
 
Embung Banyukuwung merupakan embung terbesar kedua yang ada di Rembang, menjadi tempat penampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi, PDAM, serta wisata. Di sekitar embung terdapat bumi perkemahan Karangsari Park. 
 
Kontributor: Asmui
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile