Pelajar NU di Pati Bantu Warga Korban Angin Puting Beliung

Pelajar NU di Pati Bantu Warga Korban Angin Puting Beliung
Pelajar NU di Pati memberikan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban angin puting beliung. (Foto:NU Online/Andika Bayu Estiawan)
Pelajar NU di Pati memberikan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban angin puting beliung. (Foto:NU Online/Andika Bayu Estiawan)
Pati, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) Tlogowungu dan PAC IPPNU Dukuhseti Pati, Jawa Tengah memperingati memperingati Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama (NU) dengan bakti sosial, Jumat ( 31/1). 
 
Bakti sosial berupa bantuan kepada korban angin puting beliung yang menimpa rumah warga di Desa Puncel dan Tegalombo. Ada beberapa rumah warga setempat yang nampak rusak, bahkan sebagian cukup parah kerusakannya.
 
Ketua PAC IPNU-IPPNU Tlogowungu, Zaky selaku mengatakan, bencana angin puting beliung itu terjadi tepat pada 30 Januari sore hari. Kala itu juga hujan turun cukup deras disertai angin kencang. Peristiwa itu kemudian mengakibatkan beberapa rumah warga rusak. Bahkan ada yang langsung roboh. 
 
"Banyak warga panik dengan kejadian itu dan mereka cepat-cepat keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan bersembunyi di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan angin tersebut," ujarnya.
 
Menurut data yang diperoleh, setidaknya dari peristiwa kebencanaan itu terdapat 34 rumah yang menjadi korban angin puting beliung. 32 rumah mengalami kerusakan dan dua rumah roboh rata dengan tanah. Kebanyakan kerusakan yang dialami adalah atap genteng yang runtuh.
 
Atas kejadian tersebut, beberapa pelajar NU Tlogowungu bergerak untuk membantu meringankan penderitaan yang dialami warga di Dukuhseti. Pelajar NU Tlogowungu tiba di lokasi pukul 11.30. Mereka disambut hangat oleh warga Desa Tegalombo, kemudian dilanjutkan ke Desa Pucel.
 
Mereka membawa bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai serta obat obatan untuk dibagikan kepada warga Desa Pucel dan Tegalombo. Salah satu warga Desa Pucel, Ibu Yuli adalah di antara warga yang menerima bantuan. Diketahui rumah yang bersangkutan cukup parah kerusakannya.
 
"Bantuan sosial yang disalurkan ini diterima dengan sukacita oleh warga desa Pucel dan Tegalombo," ucapnya.
 
Ia berharap meski bantuan yang diberikan tidak banyak, namun setidaknya dapat membuat warga bisa tersenyum. "Harapannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta meringankan sedikit beban yang mereka alami karena barang siapa  yang mau membantu dan mempermudah urusan orang lain, maka urusan kita akan di permudah oleh Allah," harapnya.
 
Kontributor: Andika Bayu Estiawan
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile