Pendidik Miliki Peran Penting Lawan Eksploitasi Pendidikan

Seminar Pendidikan Nasional PC Pergunu Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (1/2). (Foto: Istimewa)
Seminar Pendidikan Nasional PC Pergunu Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (1/2). (Foto: Istimewa), Pendidik Miliki Peran Penting Lawan Eksploitasi Pendidikan
Seminar Pendidikan Nasional PC Pergunu Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (1/2). (Foto: Istimewa), Pendidik Miliki Peran Penting Lawan Eksploitasi Pendidikan
Majalengka, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Saefuddin Chalim mengatakan bahwa era globalisasi dan percepatan informasi serta teknologi seharusnya menjadikan tantangan bagi dunia pendidikan nasional khususnya pendidik atau guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
 
Peran pendidik juga sangat stategis dalam melawan eksploitasi pendidikan karena fungsi pendidikan itu sendiri adalah untuk memanusiakan manusia. Dengan sentuhan yang baik dari pendidik, maka anak didik akan menjadi manusia dewasa yang baik.
 
"Proses pendidikan yang baik dengan mengedepankan peran guru sebagai suri teladan bagi anak didik akan mampu mencetak anak didik yang baik dan berkualitas," ungkap Kiai Asep dalam acara seminar pendidikan nasional di Madrasah Aliyah (MA) Amanatul Ummah Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (1/2).
 
Kiai Asep pun memberi pesan pada para guru khususnya di bawah naungan Pergunu untuk bisa menjadi guru yang baik dan berkualitas agar tercipta generasi bangsa yang mampu bersaing di era globalisasi saat ini.
 
"Jadilah guru yang baik atau kalau tidak sanggup maka jangan jadi guru. Agar anak didik yang dihasilkan bisa berkualitas," pesannya pada seminar dalam rangka Harlah Ke-94 NU bertema "Peran Pendidikan dalam Melawan Eksploitasi Globalisasi" ini.
 
Sementara Ketua Pimpinan Cabang Pergunu Majalengka Endin Muhtadin mengatakan, saat ini Pergunu terus berusaha maksimal meningkatkan dan mengoptimalkan terbentuknya kualitas guru yang mumpuni.
 
"Berbagai program kerja Pergunu saat ini terus merealisasikan untuk peningkatan kualitas guru baik melalui program beasiswa guru maupun berbagai kegiatan keilmuan lainnya seperti workshop atau seminar pendidikan," katanya.
 
Selain itu ke depan, Pergunu bukan hanya fokus pada kualitas guru saja, namun juga akan merealisasikan program peningkatan kesejahteraan guru di antaranya melalui program teacherpreneur atau wirausaha guru. 
 
"Pergunu sangat terbuka bersinergis dengan semua pihak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Mari kita sama-sama bergandengan tangan," ajaknya pada seminar yang diikuti pengurus Pergunu Kabupaten Majalengka dan ratusan anggota Pergunu perwakilan tiap kecamatan se-Kabupaten Majalengka.
 
Kontributor: Aan Subarhan
Editor: Muhammad Faizin
BNI Mobile