Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Militansi dan Semangat Ber-NU Harus Terus Ditunjukkan Nahdliyin

Militansi dan Semangat Ber-NU Harus Terus Ditunjukkan Nahdliyin
Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu, Lampung H Auladi Rosyad saat hadir Raker di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pringsewu. (Foto:NU Online/Faizin)
Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu, Lampung H Auladi Rosyad saat hadir Raker di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pringsewu. (Foto:NU Online/Faizin)
Pringsewu, NU Online
Saat ini, militansi dalam berjamiyyah menjadi hal penting bagi para pengurus dan warga NU. Seluruh elemen NU harus terus menunjukkan eksistensi dan membangun ghirah (semangat) dengan merapatkan barisan untuk terjaganya NU dan juga bagi kelanggengan NKRI.
 
"Penting saat ini fanatik NU dan NKRI. Ini menjadi modal untuk berjuang li'ila kalimatillah di nusantara dan dunia," demikian dikatakan Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu, Lampung H Auladi Rosyad saat hadir Raker di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pringsewu, Ahad (2/2).
 
Militansi ini lanjutnya harus diwujudkan dalam bentuk nyata dengan memperkuat berbagai program kerja NU di setiap tingkatan. Program kerja tersebut bisa dalam bentuk fisik maupun non fisik melalui koordinasi dan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen NU.
 
Militansi dalam bentuk program kerja fisik NU di antaranya dengan memperkuat dan meningkatkan aset jamiyyah seperti masjid, kantor, pesantren, madrasah, dan sebagainya. Aset ini harus terus dijaga yang tentunya akan memperkuat program kerja non fisik yakni kuatnya paham Ahlussunah wal Jamaah di tengah derasnya pengaruh paham baru dan Islam transnasional yang melakukan penetrasi dengan berbagai cara.
 
"Para kader penggerak bersama pengurus dan warga NU harus terus berkomunikasi dan berkoordinasi dalam berjuang di NU. Program kerja harus dilaksanakan bersama, saling mendukung, dengan baik dan terencana sehingga akan mendapat hasil maksimal," tambah Ketua MWCNU Pringsewu H Sadikin.
 
Berbagai program kerja NU Pringsewu saat ini menurutnya sudah mampu berjalan dengan baik. Namun hal tersebut tidak boleh mengendurkan semangat pengurus dan warga NU untuk terus memantapkannya. Pemasangan logo NU di masjid-mushala NU, pendataan aset wakaf, dan penguatan amaliah warga NU misalnya, harus terus dilakukan.
 
"Mari terus perkuat program seperti Koin NU melalui program Koin Pondasi Akhirat yang diprakarsai LAZISNU. Perkuat pendidikan para putra-putri warga NU dengan menyekolahkannya di Lembaga Maarif NU atau pesantren dan lembaga yang berpaham Aswaja an-Nahdliyah. Jangan sampai paham putra-putri warga NU tidak sejalan dengan orang tuanya," ajaknya.
 
Untuk menguatkan semua program kerja NU Kecamatan Pringsewu ini, MWCNU setempat saat ini sedang melakukan peluasan aset lokasi tanah yang akan dibangun gedung kantor NU Kecamatan Pringsewu. Dengan adanya fasilitas ini, berbagai program kerja dapat dikoordinasikan dengan baik.
 
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin 
BNI Mobile