Panitia Daerah Siapkan Posko untuk Sambut Peserta Munas dan Konbes NU

Panitia Daerah Siapkan Posko untuk Sambut Peserta Munas dan Konbes NU
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi
Semarang, NU Online 
Panitia Pelaksana Daerah Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas & Konbes NU) menyiapkakan dua posko untuk menyambut peserta yang datang melalui jalur udara dan darat di Semarang.
 
Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah yang juga Ketua Panitia Pelaksana Daerah Munas Alim Ulama dan Konbes NU KH Hudallah Ridwan Naim mengatakan, dua posko itu ditempatkan di Bandara Internasional  A Yani Semarang dan stasiun Kereta Api Tawang Semarang.
 
"Direncanakan peserta Munas dan Konbes NU  dari daerah di luar Jateng, Jatim, dan Jogja akan hadir di arena  permusyawaratan tertinggi kedua setelah  muktamar ini yakni di Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang melalui dua kota yakni Semarang dan Surabaya," kata Gus Huda kepada NU Online di Semarang, Senin (3/2)
.
Disampaikan, peserta yang datang melalui Semarang akan disambut panitia di  bandara  A Yani dan di stasiun KA Tawang Semarang. Selanjutnya untuk menuju ke lokasi kegiatan disediakan sarana transportasi darat.
 
"Sedangkan peserta yang datang lewat Surabaya akan dijemput panitia daerah yang dikoordinir PWNU Jatim," bebernya. 
 
Terkait jadwal pengoperasian posko, panitia daerah Jateng  masih menunggu informasi jadwal kedatangan dan kepulangan peserta dari panitia pusat atau PBNU.
 
Agenda Munas dan Konbes menjelang Muktamar ke-34 NU dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari tanggal 18-19 Maret 2020 dengan peserta utusan dari PBNU bersama lembaga dan badan otonom NU tingkat pusat, PWNU se-Indonedia, ulama, cendekiawan, dan pengasuh pesantren yang diundang PBNU.
 
Materi munas dan konbes tuturnya, sebagian besar tentang  hal-hal yang terkait dengan materi yang akan  dibahas dalam muktamar ke-34 NU di Lampung mendatang yang saat ini masih disiapkan panitia pusat.
 
"Salah satu materi pembahasan di bidang organisasai adalah pengesahan kepengurusan NU di tingkat kecamatan atau Majelis Wakil Cabang (MWC) yang semula menjadi ranah Pengurus Cabang (Kabupaten/Kota) ditarik ke wilayah (provinsi)," jelasnya.
 
"Itu salah satu materi pembahasan di bidang keorganisasian yang saya dengar, selain itu masih ada yang lain terkait dengan materi muktaamar," imbuhnya.
 
Terkait dengan persiapan pelaksanaan munas dan konbes, saat ini panitia daerah bersama PWNU Jateng, PCNU Lasem dan Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang  secara intens melakukan koordinasi dengan panitia pusat dan PBNU agar seluruh agenda kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses.
 
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile