Dokter NU dan Muhammadiyah Karawang Siap Jalin Kerja Sama di Bidang Kesehatan

Dr Argen RS Rombot (kanan) menerima kunjungan dokter Muhammadiyah, dr Dwi Soesilo. (Foto: Dok. dr Argen)
Dr Argen RS Rombot (kanan) menerima kunjungan dokter Muhammadiyah, dr Dwi Soesilo. (Foto: Dok. dr Argen), Dokter NU dan Muhammadiyah Karawang Siap Jalin Kerja Sama di Bidang Kesehatan
Dr Argen RS Rombot (kanan) menerima kunjungan dokter Muhammadiyah, dr Dwi Soesilo. (Foto: Dok. dr Argen), Dokter NU dan Muhammadiyah Karawang Siap Jalin Kerja Sama di Bidang Kesehatan
Karawang, NU Online
Para dokter NU yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Kabupaten Karawang siap menjalin kerja sama di bidang kesehatan dengan dokter Muhammadiyah. Pernyataan ini mencuat setelah kedua belah pihak menggelar pertemuan di Sekretariat  PDNU setempat, Jalan Bharata Raya No 6, Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat.

“Sudah seharusnya perbedaan latar belakang ormas tidak menjadi penghalang. Tapi menjadi kekuatan yang bisa memperkokoh kebhinekaan para dokter dari kalangan NU dan Muhammadiyah. Khususnya yang ada di Kabupaten Karawang,” ujar Ketua PDNU Karawang, dr Argen RS Rombot, kepada NU Online melalui WhatsApp, Rabu (5/2).

Dr Argen menambahkan, digelarnya pertemuan tersebut selain bertujuan untuk silaturahim juga sebagai media diskusi untuk mencari titik temu antarkedua belah pihak. Diharapkan bisa berlanjut pada langkah-langkah strategis dalam bentuk kontribusi yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Jika ada temuan paham radikalisme agama masuk pada kalangan praktisi kesehatan, dokter NU dan Muhammadiyah Insya Allah siap turun tangan dan terlibat bersama dalam menangkal paham tersebut,” imbuhnya.

Ditambahkanya, dokter NU dan Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Karawang sudah ada kesepakatan bersama untuk berperan aktif dalam pembangunan derajat kesehatan masyarakat. Karena pada dasarnya semua manusia punya hak yang sama untuk bisa hidup sehat.

“Sehingga diharapkan ke depan tidak ada lagi warga yang ‘terlantar’ akibat terbentur oleh masalah biaya kesehatan. Sebab, kami akan berupaya untuk mencari solusi,”tambahnya.

Selain itu, kata dia, kedua belah pihak siap berkomitmen dalam  menangkal isu-isu atau berita hoaks yang berkaitan dengan kesehatan. Bahkan, keduanya siap menjalin kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai payung profesi kedokteran Indonesia.

“Saat ini, isu yang sedang jadi perbincangan hangat masyarakat adalah virus Corona. Jika ada informasi yang beredar dan masih belum terkonfirmasi kebenarannya, kami siap memberikan keterangan sebagai bentuk tabayun,” tandasnya.

Lebih lanjut dr Argen menegaskan, PDNU Karawang sangat terbuka dengan semua pihak terlebih dengan para praktisi kesehatan yang ingin bersinergi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kontributor: Aiz Luthfi
Editor: Musthofa Asrori
 
BNI Mobile