IMG-LOGO
Nasional

Masjid Agung Demak Gandeng UIN Wali Songo Terbitkan Buku Sejarah Kerajaan Demak


Sabtu 8 Februari 2020 09:30 WIB
Bagikan:
Masjid Agung Demak Gandeng UIN Wali Songo Terbitkan Buku Sejarah Kerajaan Demak
Ketua Ta'mir Masjid Agung Demak, KH Abdullah Syifa' (Foto: NU Online/Samsul)
Demak, NU Online
Takmir Masjid Agung Demak (Made), Jawa Tengah bekerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Wali Songo Semarang menerbitkan buku sejarah keberadaan kerajaan Demak. 
 
"Proses penulisan buku ini sekarang sudah selesai dan dalam proses cetak," kata Kiai Syifa saat menyampaikan sambutan dalam acara Haul Agung ke-517 Kanjeng Sultan Raden Fatah Al-Akbar Sayyidin Panotogomo di Alun-alun Demak, Kamis (6/2) malam. 
 
KH Abdullah Syifa mengatakan, dengan adanya buku tentang Kerajaan Demak yang ditulis oleh para peneliti dan akademisi dari perguruan tinggi negeri Islam ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi tentang kerajaan Demak yang valid dan kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
 
"Dengan danya buku sejarah Kerajaan Demak diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi tentang Kerajaan Demak yang sebenarnya. Tidak  hanya berdasar dari klaim-klaim sepihak," tandasnya.

Saat ini lanjutnya, ada pihak tertentu yang mengklaim sebagai ahli waris pendiri dan raja-raja kesultanan atau Kerajaan Bintoro Demak, mulai dari Sultan Fatah, Sultan Adipati Unus, Sultan Trenggono dan seterusnya.

"Bahkan, saat ini juga mereka telah membuat markas kerajaan baru yang mengesankan sebagai penerus Kesultanan Bintoro Demak dengan segala macam atributnya," ujarnya.
 
Di hadapan ribuan pengunjung acara haul Kiai Syifa menambahkan, klaim itu disangsikan kebenarannya. Segala aktivitas yang mereka lakukan dan mengesankan sebagai pelanjut Kesultanan Bintoro Demak itu tidak benar.
 
"Kegitan mereka sama sekali tidak ada kaitan dan hubungan dengan agenda kegiatan haul Sultan Fatah yang sedang dilaksanakan ini," tegasnya.
 
Kerajaan Demak tuturnya, sudah berakhir dan keturunan Raja Demak tidak ditampakkan oleh Allah SWT,  yang ada sekarang ini adalah Masjid Agung Demak dan ajaran Islam yang sudah berkembang di seluruh Nusantara.
 
Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak, KH Abdullah Arif Cholil menyambut baik terbitnya buku sejarah Kerajaan Demak yang diprakarsai Takmir Masjid Agung Demak dan UIN Wali Songo.
 
"Buku ini akan menjadi sumber informasi dan referensi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tentang sejarah kerajaan Demak," kata Kiai Arif yang juga Pengasuh Pesantren Al-Fattah Setinggil Demak.
 
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG