IMG-LOGO
Daerah

Dedikasi NU terhadap Agama dan Negara Sangat Besar


Selasa 11 Februari 2020 07:00 WIB
Bagikan:
Dedikasi NU terhadap Agama dan Negara Sangat Besar
Kiai Taufiq (pegang mic) saat menjadi pemateri Kajian Ke-NU-an dan Kebangsaan MDS Rijalul Ansor Proppo. (Foto: NU Online/Anam)

Pamekasan, NU Online

Dedikasi Nahdlatul Ulama (NU) terhadap agama dan negara sangatlah besar. Sebab, tugas pokok NU tidak hanya merawat agama, tapi juga membentengi negara.

 

Demikian ditegaskan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, KH. Taufik Hasyim saat jadi pemateri Kajian Ke-NU-an dan Kebangsaan oleh Majelis Dzikir Dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Proppo di Desa Pangtonggel Kampung Centren, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (10/2) malam.

 

Menurutnya, dedikasi NU terhadap negara dan bangsa sangatlah nyata, sejak dulu sampai sekarang dan sampai kapanpun.

 

“Perjuangan NU dalam menjaga merawat sangatlah nyata. Yakni, dengan mentradisikan ajaran-ajaran Islam Ahlissunnah wal Jamaah, menjaga tradisi-tradisi kuno seperti tahlilan dan shalawatan," ungkap Kiai Taufik.

 

Pengasuh  Pesantren Sumber Anom Palengaan Pamekasan itu menambahkan, perjuangan NU dalam menjaga negara ialah dengan mempertahankan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang sudah final. Apalagi belakangan ini, kelompok-kelompok yang menginginkan NKRI buyar, cukup nyata gerakannya.

 

"NU menjadi benteng kokoh dari rongrongan ormas-ormas yang menginginkan Indonesia diubah menjadi negara Khilafah. Ormas-ormas tersebut tergolong baru dan sama sekali tidak terlibat dalam menegakkan kemerdekaan di negeri ini. Akibatnya, hubbul wathon mereka sangat lemah,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Proppo, Subhan Maulana menyampaikan,

 

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap setengah bulan sekali oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Proppo melalui MDS Rijalul Ansor. Tujuannya adalah untuk menguatkan dan meningkatkan ghirah ke-NU-an dan kebangsaan kader GP Ansor Kecamatan Proppo.

 

“Bagaimana kader Ansor harus menjadi kader militan untuk membentengi dan menjaga nilai-nilai Islam Ahlissunnah wal Jama’ah dari rongrongan paham-paham luar,” ungkap Ketua PAC GP Ansor Proppo, Subhan Maulana.

 

Menurutnya, tantangan pengurus GP Ansor Proppo terbilang besar. Sebab, mereka berada di zona merah peredaran narkoba. Mereka berjuang lewat gerakan An-Nahdliyah. Salah satunya meleburkan masyarakat dan pemuda setempat dengan shalawat, mendekatkan pada ajaran-ajaran Nabi dengan menghadirkan para kiai NU dalam sebuah acara.

 

"Syafaat Nabi lewat shalawat dan barokah kiai NU melalui tausiyahnya, kita harapkan menjadi penyejuk di tengah gersangnya hati umat manusia," pungkas Subhan.

 

Selain masyarakat umum, kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris PC GP Ansor Pamekasan Ra Miftahul Munir dan Lora Maltuful Anam selaku Ketua MDS Rijalul Ansor Pamekasan.

 

Kontributor: Hairul Anam

Editor: Aryudi AR

Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG