IMG-LOGO
Nasional
JELANG MUKTAMAR NU

Kiai Said: Muktamar NU di Lampung Harus Sukses


Rabu 12 Februari 2020 09:30 WIB
Bagikan:
Kiai Said: Muktamar NU di Lampung Harus Sukses
Ketum Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj

Lampung Timur, NU Online

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengajak seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Lampung untuk menyukseskan Muktamar Ke-34 NU yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung pada 22-27 Oktober 2020 mendatang.

 

"Mari masyarakat Lampung. Ojo ngisin-ngisinaken. Jangan memalukan. Muktamar NU di Lampung harus sukses," ajaknya saat menghadiri Pelantikan pengurus PCNU Lampung Timur masa khidmah 2019-2024 sekaligus puncak peringatan Hari Lahir ke-94 Nahdlatul Ulama di Pesantren Darussalamah Brajadewa, Way Jepara, Selasa (11/2) malam.

 

Ia mengatakan bahwa Lampung sebagai tuan rumah akan kedatangan tamu dari berbagai penjuru Nusantara bahkan dunia. Tamu yang hadir pun bukan tamu biasa. Ribuan kiai, ulama, dan aulia sepuh akan datang semua pada ajang forum musyawarah tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.

 

"Insyaallah barakah untuk Lampung. Oleh karena itu, Muktamar harus kita jaga. Muktamar harus aman, nyaman, tentram, lancar, dang gayeng (khusyuk). Semuanya lillahita’ala," katanya.

 

Dalam Muktamar tersebut, NU akan meneguhkan dan menguatkan peran-perannya untuk kemaslahatan agama dan negara. Menurut Kiai Said, NU selalu berkomitmen untuk membangun masyarakat Indonesia di segala sektor demi terwujudnya Indonesia yang damai, aman, dan sentosa.

 

"Selama NU masih memegang peran dalam membangun masyarakat dalam berbagai sektor dan diajak bareng-bareng dengan pemerintah, Insyaallah Indonesia aman dan sentosa," tegasnya.

 

Namun jika NU ditinggalkan dan tidak diberi peran dalam ikut memberi kemaslahatan bagi masyarakat, maka berbagai macam krisis akan muncul. Pemerintah akan mengeluarkan high cost (biaya tinggi) dalam pembangunan jika NU tidak diberi peran.

 

Kiai Said mengungkapkan fakta tragedi krisis moneter pada 1997 yang di antaranya disebabkan NU ditinggalkan dan dipinggirkan selama 32 tahun. Selain krisis moneter, krisis-krisis lain seperti krisis akhlak, moral, mental juga melanda Indonesia.

 

Kehadiran Kiai Said di Lampung Timur ini merupakan rangkaian kunjungan tiga hari di Provinsi Lampung. Selain Lampung Timur, Pengasuh Pesantren Budi Luhur Ats-Tsaqofah ini diagendakan mengunjungi beberapa daerah lain, yakni Lampung Tengah, Kota Metro, dan Tulang Bawang.

 

Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Aryudi AR

Bagikan:

Baca Juga

IMG
IMG