JELANG MUKTAMAR NU

PCNU Situbondo Targetkan Rp500 Juta untuk Koin Muktamar

PCNU Situbondo Targetkan Rp500 Juta untuk Koin Muktamar
Koin Muktamar PCNU Situbondo siap mensukseskan Muktamar ke-34 NU di Lampung Oktober 2020 mendatang. (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Koin Muktamar PCNU Situbondo siap mensukseskan Muktamar ke-34 NU di Lampung Oktober 2020 mendatang. (Foto: NU Online/Aryudi AR)
Situbondo, NU Online 
Gerakan Koin Muktamar yang digagas PBNU beberapa waktu lalu mendapat sambutan hangat dari berbagai daerah (Cabang NU). Salah satunya adalah PCNU Situbondo, Jawa Timur. Bahkan, di daerah yang dikenal sebagai kota santri ini, PCNU setempat menargetkan perolehan dana sebesar Rp500 juta melalui Koin Muktamar. 

“Sesuai dengan hasil rapat, NU Situbondo menargetkan Rp500 juta untuk Koin Muktamar,” ungkap Sekretaris PCNU Situbondo, Ustadz Zaini kepada NU Online di Situbondo, Kamis (13/2).

Menurut Ustadz Zaini, asumsi angka tersebut berangkat dari kesepakatan seluruh MWCNU di Situbondo yang mencapai 18 buah. Masing-masing waktu itu setuju Rp30 juta, sehingga jika ditotal menjadi Rp540 juta. Tapi akhirnya disepakati untuk dibulatkan menjadi Rp500 juta.

“Mudah-mudahan tercapai target itu. Namun, yang perlu kita hargai adalah semangat para pengurus MWCNU untuk menyukseskan muktamar,” ucapnya.

Menurut pria kelahiran Probolinggo 15 Febrauri 1967 itu, pengurus dan warga NU Situbondo cukup bersemangat mendukung Muktamar NU yang mandiri. Walaupun nanti tidak ikut muktamar, tapi mereka bertekad untuk menyukseskannya. Mereka bangga bisa menyumbang untuk kebutuhan perhelatan forum tertinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut. 

“Semangat itu yang patut kita hargai. Berarti kecintaan mereka dan kita semua kepada NU begitu besar,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, baru beberapa MWCNU yang sudah meluncurkan Koin Muktamar, di antaranya adalah MWCNU Subo, dan Jangkar. Bahkan untuk MWCNU yang disebut terakhir ini, sudah bisa mengumpulkan Rp18 juta. Sedangkan MWCNU Subo memperoleh Rp2 juta.
“Itu laporan yang baru masuk kepada kami. Saya kira MWCNU yang lain sudah jalan, tapi belum ada laporan kepada kami,” terangnya. 

Ustadz Zaini menegaskan, peluncuran Koin NU di MWCNU memang masih belum maksimal. Karena saat ini PCNU Situbondo tengah giat-giatnya menyelenggarakan PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama). PKPNU tersebut melibatkan para pengurus MWCNU.

“Insya Allah, setelah ini (PKPNU) kita semua bergerak untuk menyukseskan Koin Muktamar NU,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, Muktamar ke-34 NU akan digelar di Provinsi Lampung pada 22-27 Oktober 2020 mendatang.

Pewarta: Aryudi AR 
Editor: Musthofa Asrori
 
BNI Mobile