Sukseskan Muktamar, Jaringan Bisnis Antarpesantren Bangun Pusat Bisnis di Way Halim

Sukseskan Muktamar, Jaringan Bisnis Antarpesantren Bangun Pusat Bisnis di Way Halim
Sejumlah pengusaha di jaringan bisnis antarpesantren berdiskusi untuk menyemarakkan Muktamar ke-34 NU. (Foto :NU Online/Faizin)
Sejumlah pengusaha di jaringan bisnis antarpesantren berdiskusi untuk menyemarakkan Muktamar ke-34 NU. (Foto :NU Online/Faizin)
Asahan, NU Online
Ketua Koordinator Holding Bisnis Pesantren Wilayah Sumbagsel Hasan Errezha mengatakan pihaknya sudah menyiapkan program khusus untuk ikut serta menyukseskan dan menyemarakkan perhelatan Muktamar Ke-34 NU yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung pada Oktober 2020 mendatang.
 
Muktamar kali ini akan dijadikan momentum bagi kebangkitan ekonomi pesantren sekaligus meneguhkan kembali semangat kemandirian pesantren sebagai basis gerakan kultural NU. Muktamar menjadi forum strategis karena akan dihadiri ribuan muktamirin (peserta muktamar) dan para muhibbin (penggembira) dari seluruh Indonesia termasuk belahan dunia.
 
Untuk menyukseskan program ini, pihaknya akan menggandeng Lembaga Amil Zakat Infak, dan Sedekah NU (LAZISNU) Provinsi Lampung untuk membangun pusat bisnis pesantren yang akan terintegrasi dengan sentral  kegiatan LAZISNU menjelang Muktamar yang berlokasi di Jalur Dua way Halim Bandar Lampung. 
 
"Semua produk-produk unggulan pondok pesantren Lampung dan Sumatera serta produk UMKM bisa dipasarkan di sini menjelang Muktamar," kata pria yang juga Ketua PW NU-Care LAZISNU Lampung ini kepada NU Online, Jumat (14/2).
 
Ia juga sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Agus Nompitu yang menyatakan kesiapan pemerintah Provinsi Lampung melalui dinasnya untuk turut serta menyukseskan agenda Muktamar di Lampung. Kesiapan ini diwujudkan dengan melibatkan UMKM binaannya untuk menyemarakkan Muktamar terutama saat kegiatan bazar di arena Muktamar.
 
Program-program ini, lanjut Hasan, akan didukung dengan kesiapan Koperasi Syarekat Bisnis Pesantren yang sudah dibentuk oleh Forum Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) beberapa waktu di Pesantren Minhadlul Ulum Pesawaran, Lampung.
 
Agenda-agenda ini diungkapkan Hasan di sela-sela mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi peningkatan ekonomi syariah kepada pondok pesantren di Hotel Marina Gold Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Kegiatan ini di adakan oleh BI Kantor Perwakilan Pematang Siantar.
 
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Syamsul Arifin
BNI Mobile