Kiai Said: Koin Muktamar Wujud Kemandirian NU

Kiai Said: Koin Muktamar Wujud Kemandirian NU
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj pada pelantikan PCNU Jakarta Pusat, Jumat (14/2). (Foto: Farhan Maksudi)
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj pada pelantikan PCNU Jakarta Pusat, Jumat (14/2). (Foto: Farhan Maksudi)
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan menjadi pengurus NU harus mampu menjaga amanah dan selalu semangat. Terlebih tantangan NU menuju usia satu abad, NU harus sudah mulai mandiri terutama dalam hal ekonomi.
 
"NU itu milik umat, mari kita bangun roda kehidupan NU dari umat," kata Kiai Said saat menghadiri pelantikan PCNU Jakarta Pusat di di Aula Masjid Akbar Kemayoran, Jumat (14/2).  
 
Kiai Said menyebutkan, pembangunan roda kehidupan NU dari umat salah satunya dalam Muktamar NU di Lampung yang menggaungkan gerakan kemandirian NU. Gerakan tersebut dilakukan dengan kotak koin (Koin) Muktamar yang menampung bantuan dari warga NU untuk membiayai Muktamar.
 
"Jadi kita enggak pakai proposal untuk mengadakan Muktamar," ujar pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah Jakarta Selatan ini.
 
Karena itu, Kiai Said berharap PCNU Jakarta Pusat dalam mewujudkan pembangunan gedung sekretariat, misalnya dapat dilakukan dengan gerakan kemandirian melalui kotak infak (Koin) NU.
 
Ketua PCNU Jakarta Pusat, H Syaifuddin menyebutkan pengurus NU harus sejalan dengan struktur di atas, terutama dengan visi-misi PWNU dan PBNU. 
 
"Jangan sampai PCNU tidak sejalan dengan PWNU, apalagi dengan PBNU," kata H Syaifuddin.
 
Baca:
 
Pada kesempatan tersebut, Ketua PWNU DKI Jakarta H Syaifullah berpesan agar pengurus NU harus kompak dan selalu bekerjasama untuk kemaslahatan umat.
 
"Melihat semangat pelantikan PCNU Jakarta Pusat ini insyaallah sebagai tanda NU di DKI Jakarta akan bangkit," katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan gerakan kemandirian yang digaungkan NU adalah wajah dari konsep gotong royong yang menjadi ciri khas warga Indonesia.
 
Konsep gotong royong ini telah tertuang dalam Pancasila sila ketiga 'Persatuan Indonesia'. Gerakan kemandirian NU ini membuka kembali lembaran sejarah kebersamaan antarwarga melalui interaksi sosial dalam aspek kehidupan ekonomi.  
 
Pemerintah DKI Jakarta, sebut Anies, akan selalu mendukung gerakan ini agar rakyat sejahtera dengan hadirnya kemandirian yang digaungkan NU. "Dan juga dengan hadirnya gerakan kemandirian NU semoga membantu mewujudkan slogan Jakarta 'Maju Kotanya, Bahagia Warganya'," ujar Anies.  
 
Kontributor: Farhan Maksudi
Editor: Kendi Setiawan
BNI Mobile