Peserta Diklat Terpadu Dasar Ansor di Aceh Dibekali Wawasan Kebangsaan

Peserta Diklat Terpadu Dasar Ansor di Aceh Dibekali Wawasan Kebangsaan
Diklat Terpadu Dasar II GP Ansor Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Foto: NU Online/Helmi)
Diklat Terpadu Dasar II GP Ansor Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Foto: NU Online/Helmi)
Pideie Jaya, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pidie Jaya, Aceh menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) angkatan II. Kegiatan dipusatkan di aula Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Meureudu sejak Sabtu hingga Senin (15-17/2).
 
Usai dilakukan pembukaan kegiatan oleh Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Aceh, para peserta mengikuti materi yang dibawakan Kodim Pidie yang diwakili Danramil Meurah Dua Kapten Muhammad Kaoy.
 
Danramil memberikan materi  wawasan kebangsaan yang dianggap sangat penting bagi generasi muda khususnya santri dan pemuda di Kabupaten Pidie Jaya.
 
Mengawali materi wawasan kebangsaan, Danramil Meurah Dua ini menceritakan sejarah kemerdekaan Indonesia kepada para peserta juga partisipasi membela negara.
 
“Berbicara tentang wawasan kebangsaan tanpa tahu sejarah kemerdekaan Indonesia tidak akan bisa karena sejarah memiliki peranan penting untuk menjaga jiwa kebangsaan warga Indonesia,” katanya, Ahad (16/2).
 
Selanjutnya, Danramil menambahkan bentuk usaha bela negara itu tidak mesti mengangkat senjata di medan pertempuran. Banyak cara usaha membela negara.
 
"Membela negara itu di antaranya dengan mematuhi aturan yang telah diterapkan bukan melanggarnya. Bela negara bukan mestinya bertempur dengan mengangkat senjata dan sejenisnya," ungkapnya.
 
Kapten Muhammad Kaoy juga menyampaikan materi wawasan kebangsaannya yang kemudian dibuka diskusi terkait tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.
 
Plt GP Ansor Pidie Jaya Tgk Helmi Abu Bakar mengatakan materi kebangsaan harus dipahami oleh seluruh kader terlebih lagi disampaikan oleh TNI dan Polri. Hal itu sekaligus menunjukkan bahwa Ansor Banser memiliki sinergi yang baik dengan pihak TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
 
Sebelumnya, Tgk Zaharullah selaku Ketua Panitia DTD-II GP Ansor Pidie Jaya mengemukakan bahwa kegiatan yang mengambil tema ‘Memperkuat Ideologi Bangsa Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama’ diikuti 50 peserta yang tergabung dari berbagai daerah.

“Kami berharap acara DTD tahun bisa berjalan sukses dan agar kader Ansor dapat berperan aktif secara bersama-sama menyukseskan acara ini," pintanya.
 
Dia menjelaskan GP Ansor merupakan organisasi kader bagian dari badan otonom NU lainnya yang didirikan bertujuan untuk memperjuangkan dan membentengi ajaran Ahlusunnah wal Jamaah (Aswaja).
 
"Fungsi DTD sendiri ialah sebagai bentuk pengkaderan dasar di Ansor untuk menambah kualitas dan wawasan kader Ansor," pungkasnya.
 
 
Kontributor: Helmi
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile