HARLAH KE-94 NU

Pesan Menghormati Orang Tua dari Harlah NU di Tegalrejo Gunungkidul

Pendekar Pagar Nusa pada pengajian Harlah NU di Tegalrejo, Yogyakarta, Sabtu (15/2). (Foto: Wahyu Agung Widodo)
Pendekar Pagar Nusa pada pengajian Harlah NU di Tegalrejo, Yogyakarta, Sabtu (15/2). (Foto: Wahyu Agung Widodo)
Pendekar Pagar Nusa pada pengajian Harlah NU di Tegalrejo, Yogyakarta, Sabtu (15/2). (Foto: Wahyu Agung Widodo)
Gunungkidul, NU Online
Peringatan hari lahir (Harlah) ke-94 NU juga diadakan di Tegalrejo, Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Harlah NU sekaligus Harlah Pagar Nusa diisi dengan pengajian berlangsung di Masjid Al-Hikmah, Trembono, menghadirkan Ustad Triyanto Abu Mirzam dari Blitar, Sabtu (15/2).
 
Ustad Triyanto mengatakan sebagai anak harus patuh dan sopan kepada orang tua. Pasalnya orang tua sudah susah payah bekerja memeras keringat untuk menghidupi anak-anak dan mendidik anak menjadi orang yang baik.
 
Ia menyebutkan surga itu tempat untuk orang-orang yang shaleh-shalehah. Juga, orang yang dapat mengendalikan hawa nafsu dalam dirinya.
 
"Surga juga bagi mereka yang dapat memberikan kebaikan atau manfaat bagi orang lain," pesan dari Ustad Triyanto Abu Mirzam.
 
Rais Syuriah NU Ranting Tegalrejo, Jimin dalam sambutanya menegaskan kita harus bersemangat dalam berkhidmat di NU. "Karena dengan itulah cara kita mengabdi pada NKRI dan berjuang untuk NKRI," ujarnya.
 
Pengajin Harlah NU dihadiri jamaah mulai dari Muslimat NU, Ansor, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, Pagar Nusa, Rijalul Ansor,  Banser, Garfa dan warga sekitar.
 
Acara tersebut bisa terlaksana karena juga antusias dari masyarakat yang memberikan bantuan tenaga, pikiran, waktu, dana.
 
Ketua Panitia Wahyu Agung Widodo berharap pengajian Harlah NU dan Pagar Nusa seperti ini dapat dilaksanakan lagi tahun depan. "Semoga NU di Tegalrejo semakin berkembang baik," imbuhnya.
 
 
Editor: Kendi Setiawan
BNI Mobile