Studi Banding, Lakpesdam Demak Adopsi Program Pro Rakyat Lakpesdam Jepara

Studi Banding, Lakpesdam Demak Adopsi Program Pro Rakyat Lakpesdam Jepara
Lakpesdam NU Demak adakan kunjungan ke Lakpesdam Jepara (Foto: NU Online/Syaiful Mustaqim)
Lakpesdam NU Demak adakan kunjungan ke Lakpesdam Jepara (Foto: NU Online/Syaiful Mustaqim)
Jepara, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)NU Demak, Jawa Tengah Wahiburrahman mengungkapkan, pihaknya sudah merancang beberapa program seperti Bedah Buku Menjerat Gus Dur bulan Februari ini. 
 
"Lakpesdam Demak akan mengadopsi program-program Lakpesdam Jepara yang bisa dijalankan di Demak terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat basis seperti advokasi, prona, dan lain-lain," ujarnya saat berkunjung ke Lakpesdam NU Jepara di Gedung NU Jepara, Jalan Pemuda No 51, Ahad (16/2) kemarin. 
 
Dikatakan, dengan kunjungan ii diharapkan ada program kerja sama sehingga Lakpesdam bisa lebih berdayaguna untuk kepentingan umat. "Ke depan kami berharap ada program yang bisa dikerjasamakan antara Lakpesdam Jepara dan Demak," paparnya. 
 
Rombongan Lakpesdam Demak yang berjumlah 7 orang dipimpin Ketua H Wahiburrahman dan didampingi Wakil Ketua PCNU Demak, Abdurrahman Kasdi. Sementara dari Lakpesdam PCNU Jepara, hadir Ketua K Ahmad Sahil beserta jajaran pengurus.
 
Ketua Lakpesdam NU, K Ahmad Sahil mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Lakpesdam Demak ke Jepara. Dikatakannya Lakpesdam Jepara memang menjadi lembaga yang berjalan dengan baik sejak periode-periode sebelumnya. 
 
"Jadi pengurus sekarang punya tanggung jawab yang besar untuk terus menjadikan lembaga tetap eksis," katanya.
 
Dikemukakan Gus Sahil sapaan akrabnya, kerja-kerja Lakpesdam meliputi bidang kajian, capacity building (peningkatan SDM), dan advokasi kebijakan publik. 

"Program-program lembaga dirancang tiap akhir tahun melalui strategic planning (SP) dengan melibatkan masukan dari stake holder Lakpesdam berkaitan dengan isu yang sedang berkembang di daerah dan kekuatan pengurus," beber Gus Sahil. 
 
Disampaikan, beberapa basis baru yang muncul di kepengurusannya di antaranya terbentuknya FKUB Kembang, kader-kader muda Lakpesdam di Desa Dermolo dan Balong, dan penguatan kelompok perempuan Cahaya Mandiri Desa Dermolo.
 
Putra KH Miftah Abu ini menambahkan, advokasi yang pernah dilaksanakan misalnya permasalahan limbah pabrik tekstil yang mencemari Sungai Karangrandu, mengawal Perda Disabilitas bersama elemen lain yang peduli. 
 
"Juga advokasi anggaran daerah serta berjejaring dengan Komnas HAM menyisir permasalahan HAM di Jepara," ungkap kiai muda Jepara ini. 
 
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Editor: Abdul Muiz
BNI Mobile