WiraNU Ekspor Jajanan Khas Blitar ke Makau dan Hongkong

WiraNU Ekspor Jajanan Khas Blitar ke Makau dan Hongkong
Aneka jajanan khas Kabupaten Blitar siap dikirim ke Makau dan Hongkong. (Foto: NU Online/Imam Kusnin A)
Aneka jajanan khas Kabupaten Blitar siap dikirim ke Makau dan Hongkong. (Foto: NU Online/Imam Kusnin A)
Blitar, NU Online
Setelah melalui perjuangan yang demikian panjang dan penuh liku, akhirnya Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Blitar, Jawa Timur boleh bernafas lega. Betapa tidak, lewat bendera Wirausaha NU atau WiraNU akan meluncurkan perdana kontainer ekspor produk ke Makau dan Hongkong pada Kamis (20/2).
 
Sebagai bentuk rasa syukur atas prestasi tersebut, maka digelarlah tasyakuran yang dilaksanakan di Prasada Mart Kanigoro, Rabu (19/2) malam.
 
Hal tersebut sebagaimana disampaikan Khumaidi Musyafa selaku Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Blitar. 
 
“Jadi, sebenarnya kalau soal ekspor produk WiraNu PC LPNU Kabupaten Blitar sudah sering, setiap hari Kamis selalu kirim ke luar negeri,” tutur Khumaidi kepada NU Online.
 
Dan tasyakuran yang digelar tersebut adalah merupakan hal perdana untuk pengiriman langsung dari Blitar menggunakan armada kontainer..
 
Disampaikannya bahwa produk-produk WiraNu yang diekspor meliputi jajan tradisional khas Blitar. Karena seperti diketahui, rasa yang begitu khas melekat pada aneka produk tersebut. Hingga tidak jarang membius warga Hongkong dan Macau untuk terus membeli dan menikmati jajanan Indonesia.
 
“Dengan kekhasan yang dimiliki, ternyata produk tersebut dapat diterima dengan baik di Hongkong dan Macau. Sehingga peluang tersebut harus ditangkap dengan baik,” jelasnya.
 
Pada tasyakuran tersebut, terlihat Abdul Aziz selaku Ketua PC LPNU Kabupaten Blitar sedang memantau para pekerja menata kardus-kardus jajanan ke dalam kontainer. Sambil sesekali melakukan pengecekan ulang barang yang diangkat para karyawan.
 
Sesuai informasi yang dihimpun media ini, untuk ekspor produk ke Hongkong dan Macau dibutuhkan waktu kurang lebih 15 hari untuk sampai tujuan. Adapun armadanya menggunakan kapal laut antarnegara.
 
“Karenanya, segalanya harus dipersiapkan dengan matang agar tidak dijumpai kendala sampai tujuan,” ungkapnya.
 
Sementara itu PC LPNU Kabupaten Blitar akan terus menginventarisir produk produk WiraNu di Blitar yang mempunyai produk dan layak ekspor.
 
“Masih terus kita inventarisir untuk bergabung dan meningkatkan omsetnya. Sehingga hadirnya PC LPNU dapat benar-benar memberi manfaat kepada jamaah NU,” pungkas Khumaidi. 
 
 
Kontributor: Imam Kusnin Ahmad
Editor: Ibnu Nawawi
 
BNI Mobile